//

ANALISIS KECEPATAN GELOMBANG GESER (VS ) MENGGUNAKAN METODE MASW (MULTICHANNEL ANALYSIS OF SURFACE WAVE) DI KECAMATAN KUTA ALAM KOTA BANDA ACEH

BACA FULL TEXT ABSTRAK Pemesanan Versi cetak
Pengarang Rahmatul Ulfa - Personal Name

Abstrak/Catatan

ABSTRAK Gempa bumi adalah getaran atau guncangan yang terjadi di permukaan bumi akibat pelepasan energi dari dalam bumi secara tiba-tiba dan menciptakan gelombang seismik. Provinsi Aceh terletak di daerah rawan bencana alam seperti gempa bumi, karena dilewati oleh patahan Sumatera, yaitu patahan Aceh, Seulimuem, Tripa, Batee, Peusangan-Blang Pidie, Lhokseumawe, Blangkejeren, Samalanga-Sipopok, dan patahan Pidie yang baru saja teridentifikasi yang menyebabkan gempa di Kabupaten Pidie Jaya pada 7 Desember 2016. Sebagai pusat pemerintahan, Kota Banda Aceh membutuhkan perencanaan bangunan kontruksi tahan gempa dikarenakan kondisi geografis Aceh yang sangat rawan terjadinya gempa-gempa besar. Penelitian ini ditinjau pada kawasan strategis Kota Banda Aceh yaitu Kecamatan Kuta Alam yang merupakan Kecamatan dengan penduduk terbanyak pertama di Kota Banda Aceh yaitu sebanyak 19,86 % dari jumlah penduduk Kota Banda Aceh. Analisis kecepatan gelombang geser (shear wave velocity) merupakan parameter penting untuk mengetahui perilaku dinamis tanah di bawah permukaan. Pemetaan kecepatan gelombang geser (Vs) merupakan solusi yang dapat digunakan sebagai acuan oleh pemerintah daerah dalam perencanaan bangunan konstruksi tahan gempa berdasarkan tingkat kekerasan tanah menurut UBC (Uniform Building Code), EC8 (Euro Code 8), dan SNI 1726-2012. Lokasi pengambilan data seismik metode MASW (Multichannel Analysis of Surface Wave) diambil 10 titik di wilayah penelitian yang dianggap telah mencakup satu wilayah Kecamatan Kuta alam, Kota Banda Aceh. Data seismik diolah menggunakan software SeisImager/SW dan dipetakan menggunakan software ArcGIS 10.3.1. Hasil yang didapat adalah peta mikrozonasi kecepatan gelombang geser (Vs 30) tanah yang dibagi menjadi dua zona yaitu zona I (tanah sedang) dan zona II (tanah lunak) berdasarkan klasifikasi tanah pada tabel UBC, EC8, dan SNI 1726-2012. Hasil dari penelitian ini di Kecamatan Kuta Alam tidak memiliki lapisan tanah keras, batuan hingga batuan keras melainkan didominasi oleh tanah lunak dan tanah sedang karena memiliki nilai Vs dibawah 175 m/s dan berpotensi mengalami amplifikasi. Kata kunci: gempa bumi, seismik, patahan, amplifikasi, MASW

Tempat Terbit
Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Share Social Media

Tulisan yang Relevan

INVESTIGASI LAPISAN BAWAH PERMUKAAN DI KECAMATAN MEURAXA, BANDA ACEH MENGGUNAKAN METODE MASW (MULTICHANNEL ANALYSIS OF SURFACE WAVE) (Reni Sri Wahyuni, 2018)

KECEPATAN GELOMBANG GESER (VS30) UNTUK PEMETAAN MIKROZONASI DI KECAMATAN MEURAXA, BANDA ACEH MENGGUNAKAN METODE MASW (MULTICHANNEL ANALYSIS OF SURFACE WAVE) (Livia Minda Yeni, 2018)

APLIKASI METODE MULTICHANNEL ANALYSIS OF SURFACE WAVE (MASW) UNTUK IDENTIFIKASI LONGSOR DI PERUMAHAN PERSAHABATAN INDONESIA – TIONGKOK, NEUHEUN, ACEH BESAR (Sailul Rizki, 2018)

INVESTIGASI KEKUKUHAN TANAH BAWAH PERMUKAAN BERDASARKAN NILAI KECEPATAN GELOMBANG GESER (VS) MENGGUNAKAN METODE MASW (MULTICHANNEL ANALYSIS OF SURFACE WAVE) DI KABUPATEN ACEH BESAR (Mohd. Aidil Rizky, 2019)

ANALISIS KECEPATAN GELOMBANG GESER (VS ) MENGGUNAKAN METODE MASW (MULTICHANNEL ANALYSIS OF SURFACE WAVE) DI KECAMATAN KUTA ALAM KOTA BANDA ACEH (Rahmatul Ulfa, 2018)

  Kembali ke sebelumnya

Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi

   

© UPT. Perpustakaan Universitas Syiah Kuala 2015     |     Privacy Policy