WADUK KEULILING DAN PERUBAHAN MATA PENCAHARIAN MASYARAKAT (STUDI KASUS DI GAMPONG BAK SUKON KECAMATAN KUTA COT GLIE KABUPATEN ACEH BESAR) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

   

WADUK KEULILING DAN PERUBAHAN MATA PENCAHARIAN MASYARAKAT (STUDI KASUS DI GAMPONG BAK SUKON KECAMATAN KUTA COT GLIE KABUPATEN ACEH BESAR)


Pengarang

SAFIRA FULKIA - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1310101010082

Fakultas & Prodi

Fakultas Ilmu Sosial dan Politik / Sosiologi (S1) / PDDIKTI : 69201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2018

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak keberadaan waduk keuliling dan menganalisa dinamika perubahan ekonomi masyarakat dengan keberadaan waduk keuliling yang terletak di Gampong Bak Sukon Kecamatan Kuta Cot Glie Kabupaten Aceh Besar. Skripsi ini menggunakan penelitian jenis kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik wawancara mendalam. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori Peubahan Sosial dari Soerjono Soekanto dengan menggunakan teknik analisis data. Penentuan subjek penelitian dilakukan dengan menggunakan teknik purposive sampling, yakni teknik yang dipakai dengan mengacu kapada tujuan serta target penelitian ini sendiri. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa, waduk keuliling dapat meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat dan dapat membantu masyarakat dalam persoalan lapangan pekerjaan di waduk tersebut, akan tetapi lebih waduk keuliling harusnya dikembangkan lagi untuk pengelolaannya agar dapat melestarikan waduk keuliling, terutama kegiatan perikanan dan wisata juga bagi petani. Dampak waduk keuliling ini sangat berefek kepada petani sekitar karena ekonomi mereka bisa meningkat dibandingkan pada saat sebelum adanya waduk tersebut. Waduk keuliling dibangun untuk beberapa tujuan penting, seperti pembangkit irigasi, dan pengendali banjir. Fungsi utama waduk sebagai untuk pengendali banjir dan jga irigasi , ternyata menimbulkan berbagai kegiatan ikutan yang berkembang di kawasan waduk keuliling, termasuk irigasi pertanian, pengendali banjir, konservasi air, pariwisata dan kegiatan Memancing oleh masyarakat sekitar.


Kata Kunci : Waduk, Perubahan ekonomi masyarakat, Mata Pencaharian.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK