ANALISIS PERUBAHAN PENGGUNAAN LAHAN DAN KARAKTERISTIK HIDROLOGI DI SUB DAS KRUENG TRIPA HILIR KABUPATEN NAGAN RAYA | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

ANALISIS PERUBAHAN PENGGUNAAN LAHAN DAN KARAKTERISTIK HIDROLOGI DI SUB DAS KRUENG TRIPA HILIR KABUPATEN NAGAN RAYA


Pengarang

Juwanda - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1305106010045

Fakultas & Prodi

Fakultas Pertanian / Teknik Pertanian (S1) / PDDIKTI : 41201

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala., 2018

Bahasa

Indonesia

No Classification

1

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

RINGKASAN
Kawasan Sub DAS Krueng Tripa Hilir memiliki berbagai aktifitas penggunaan lahan, yaitu hutan lindung, hutan produksi terbatas, pemukiman, rawa dan perkebunan. Penggunaan lahan tersebut diperkirakan mempengaruhi karakteristik hidrologi pada masing-masing tipe penggunaan lahan di kawasan tersebut. Peningkatan jumlah penduduk dan aktifitasnya akan menyebabkan perubahan penggunaan lahan seperti pengalihan fungsi hutan menjadi kawasan non hutan, dan selanjutnya berdampak pada perubahan karakteristik hidrologi di Sub DAS Krueng Tripa Hilir.
Penelitian ini dilakukan di Sub DAS Krueng Tripa Hilir yang meliputi wilayah Kecamatan Darul Makmur dan Kecamatan Tripa Makmur Kabupaten Nagan Raya yang menggunakan data lima tahunan (2011-2015). Penelitian ini bersifat deskriptif. Alat yang digunakan dalam penelitian ini adalah bor tanah, Global Positioning System (GPS), kamera, dan software pendukung meliputi ArcGIS 10.3, Google Earth Pro dan Microsoft Excel. Bahan yang digunakan dalam penelitian ini berupa citra satelit, peta penggunaan lahan, data curah hujan dan data iklim.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa telah terjadi peningkatan penggunaan lahan perkebunan sebesar 2492 ha atau 7,5% dan pemukiman sebesar 336 ha atau 65,6% pada tahun 2011-2015. Sementara itu terjadi pengurangan pada penggunaan lahan hutan lindung sebesar 1401 ha atau 22,1%, hutan produksi terbatas sebesar 1300 ha atau 45,6% dan rawa sebesar 127 ha atau 29,6% selama tahun 2011-2015. Hasil analisis menunjukkan bahwa peningkatan debit setiap tahunnya dari tahun 2011 sebesar 44,3 m3/det sampai tahun 2014 sebesar 414,3 m3/det dan pada tahun 2015 debitnya terjadi penurunan sebesar 385,6 m3/det. Sedangkan untuk fluktuasi debit pada tahun 2011 sebesar 25,2 m3/det, tahun 2012 sebesar 56,8 m3/det, tahun 2013 sebesar 7,8 m3/det, tahun 2014 sebesar 19,8 m3/det dan tahun 2015 sebesar 18,4 m3/det. Nilai koefisien limpasan pada tahun 2011, 2012, 2014 dan 2015 masing-masing sebesar 0,6 sedangkan pada tahun 2013 sebesar 0,5.


Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK