//

PERANAN PERANGKAT KAMPUNG DALAM PENGELOLAAN KEUANGAN KAMPUNG (SUATU PENELITIAN DI KECAMATAN BLANGJERANGO KABUPATEN GAYO LUES)

BACA FULL TEXT ABSTRAK Pemesanan Versi cetak
Pengarang KASMAWATI - Personal Name

Abstrak/Catatan

ABSTRAK KASMAWATI PERANAN PERANGKAT KAMPUNG DALAM PENGELOLAAN KEUANGAN KAMPUNG (Suatu Penelitian di Kecamatan Blangjerango Kabupaten Gayo Lues) Fakultas Hukum Universitas Syiah Kuala (v,80), pp.,bibl.,app., (Dr. Zahratul Idami, S.H., M.Hum) Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2016 Tentang Dana Desa yang Bersumber dari APBN menyatakan bahwa, dana kampung disalurkan secara bertahap, yaitu tahap I dan tahap II. Kecamatan Blangjerango yang terdiri dari 10 kampung terlambat menerima dana kampung yang disebabkan karena adanya hambatan dalam peranan perangkat kampung dalam pengelolaan keuangan kampung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menjelaskan sejauh mana peranan perangkat kampung berperan dalam pengelolaan keuangan kampung di Kecamatan Blangjerango Kabupaten Gayo Lues, faktor yang menghambat peranan perangkat kampung dalam pengelolaan keuangan kampung di Kecamatan Blangjerango Kabupaten Gayo Lues, dan upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi hambatan peranan perangkat kampung dalam pengelolaan keuangan kampung di Kecamatan Blangjerango Kabupaten Gayo Lues. Penelitian ini menggunakan metode yuridis empiris, yang melakukan analisis terhadap permasalahan dan pendekatan kasus yang terjadi di lapangan dengan melakukan wawancara dengan responden dan informan serta mengacu pada buku-buku dan norma-norma hukum yang terdapat dalam peraturan perundang-undangan yang berlaku dan terkait dengan pokok permasalahan. Berdasarkan hasil penelitian bahwa perangkat kampung dalam pengelolaan keuangan kampung di Kecamatan Blangjerango Kabupaten Gayo Lues belum berperan secara maksimal. Adapun faktor yang menghambat peranan perangkat kampung dalam pengelolaan keuangan kampung adalah karena kurangnya kapasitas dan kapabilitas perangkat kampung dalam mengelola keuangan kampung, dana kampung tahap I terlambat diterima oleh kampung, satuan harga dari sebagai acuan bagi kampung dalam menyusun APBKp belum tersedia, kurangnya pengawasan terhadap peranan perangkat kampung sebagai PTPKKp, dan regulasi yang menyulitkan. Upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi hambatan peranan perangkat kampung dalam pengelolaan keuangan kampung adalah meningkatkan kompetensi perangkat kampung dalam mengelola keuangan kampung, meningkatkan pengawasan terhadap pengelolaan keuangan kampung, dan memberikan pemahaman kepada masyarakat agar berpartisipasi dalam pengelolaan keuangan kampung. Diharapkan pemerintah kabupaten dan pemerintah pusat dapat memberikan pelatihan khusus kepada perangkat kampung terkait dengan pengelolaan keuangan kampung sehingga perangkat kampung dapat mengelola keuangan kampung sebagaimana yang diatur dalam peraturan perundang-undangan yang berlaku. 2018

Tempat Terbit
Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Share Social Media

Tulisan yang Relevan

INVENTARISASI PALEM DI KAMPUNG PENOSAN SEPAKAT KECAMATAN BLANGJERANGO KABUPATEN GAYO LUES (Burhanuddin, 2013)

IMPLEMENTASI PENGELOLAAN DANA KAMPUNG OLEH PEMERINTAH KAMPUNG DI KAMPUNG GUMPANG LEMPUH KECAMATAN PUTERI BETUNG KABUPATEN GAYO LUES (Laela Fitriani, 2020)

IDENTIFIKASI INSEKTA DIURNAL DI PERKEBUNAN KAMPUNG PADANG KECAMATAN TERANGUN KABUPATEN GAYO LUES (Maspira, 2020)

INVENTARISASI JENIS TUMBUHAN LUMUT DI KAWASAN RAINFOREST LODGES KEDAH KECAMATAN BLANGJERANGO KABUPATEN GAYO LUES (ISMAWATI, 2020)

PEMANFAATAN TUMBUHAN SEBAGAI OBAT DIABETES MELLITUS DAN DARAH TINGGI DI KECAMATAN BLANGJERANGO KABUPATEN GAYO LUES (KARTIKA WATI, 2020)

  Kembali ke sebelumnya

Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi

   

© UPT. Perpustakaan Universitas Syiah Kuala 2015     |     Privacy Policy