PENYESUAIAN SAWAH EKSISTING TERHADAP RTRW DI KABUPATEN PIDIE DAN PIDIE JAYA MELALUI ANALISIS GEOSPASIAL | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    THESES

PENYESUAIAN SAWAH EKSISTING TERHADAP RTRW DI KABUPATEN PIDIE DAN PIDIE JAYA MELALUI ANALISIS GEOSPASIAL


Pengarang

Amrina Muara Putri Selin - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1209200040001

Fakultas & Prodi

Fakultas Pasca Sarjana / Konservasi Sumber Daya Lahan (S2) / PDDIKTI : 54153

Penerbit

Banda Aceh : Program Studi Magister Konservasi Sumberdaya Lahan Universitas Syiah Kuala., 2017

Bahasa

Indonesia

No Classification

631.47

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Amrina Muara Futri Selin. 2017. Penyesuaian Sawah Eksisting terhadap RTRW di Kabupaten Pidie Dan Pidie Jaya melalui Analisis Geospasial. Tesis Magister. Program Pascasarjana Universitas Syiah Kuala, di bawah bimbingan Sugianto dan Muhammad Rusdi.


ABSTRAK

Tanah sawah merupakan tanah yang sangat penting di Indonesia karena merupakan sumberdaya alam yang utama dalam produksi beras. Saat ini keberadaan tanah-tanah sawah subur beririgasi terancam oleh gencarnya pembangunan kawasan industri dan perluasan kota (perumahan) sehingga luas tanah sawah semakin berkurang, karena dikonservasikan untuk non-pertanian. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan memetakan sebaran lahan sawah eksisting, membandingkan sawah eksisting terhadap base data sawah serta menganalisis lahan sawah eksisting terhadap pola ruang Kabupaten Pidie dan Pidie Jaya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan hasil analisis luas sawah eksisting di Kabupaten Pidie seluas 25.182,50 Ha sedangkan di Kabupaten Pidie Jaya seluas 8.446,36 Ha. Hasil analisis data base, diketahui terdapat perbedaan luas sawah, dimana pada Kabupaten Pidie menurut data BPS (2016) seluas 29.758 Ha, data RTRW 2016 26.648 Ha dan data hasil analisis spasial 2016 seluas 25.182,50 Ha. Sedangkan di Kabupaten Pidie Jaya menurut data BPS (2016) seluas 8.765 Ha, data RTRW 2016 seluas 7.739,22 Ha dan data hasil analisis spasial 2016 seluas 8.446,36 Ha. Dari hasil analisis kesesuaian lahan sawah eksisting terhadap pola ruang pada Kabupaten Pidie yang sesuai seluas 22.677,38 Ha dan yang tidak sesuai seluas 2.505,12 Ha, sedangkan di Kabupaten Pidie Jaya yang sesuai seluas 6.800,56 Ha dan yang tidak sesuai seluas 1.645,80 Ha.

Kata kunci:sawah eksisting, geospasial, penyimpangan, Pidie, Pidie Jaya





AmrinaMuaraFutri Selin. 2017. Adjustment of Rice Fields Existing to RTRW in Pidie and Pidie Jaya District through Geospatial Analysis. Magister Thesis. Graduate Program of Syiah Kuala University, under the guidance of Sugianto and Muhammad Rusdi.


ABSTRACT

Paddy rice land is a very important of cultivated land in Indonesia. It is the main natural resource in rice production. Currently, the existence of irrigated fertile rice lands is threatened by the increasing of development of industrial estates and the expansion of the city land use for housing. So, the area of paddy rice land is decreasing, because it has been increasing for non-agriculture land use. This research aims to analyze and map the spread of existing paddy rice land, compared to the existing fields to the rice field databases and analyze existing fields to the spatial planning of Pidie and Pidie Jaya districts. The method used in this research is descriptive method. The result of the research shows the result of the existing paddy rice land analysis in Pidiedistrict 25.182,50 Ha while in Pidie Jaya area 8.446,36 Ha. The result of data base analysis shows that there are differences of paddy rice land, where in Pidie Regency according to BPS (2016) data, 29.758Ha in2016 inRTRW (spatial Planning) data26.648 Ha and 2016 spatial analysis result data of 25.182,50 Ha. Pidie Jaya district according to BPS (2016) data is 8.765 Ha, 2016 in RTRW (spatial planning) data covering 7.739,22 Ha and data of spatial analysis 2016 covering 8,446.36 Ha.From the results of the existing land suitability analysis of the spatial planning, the appropriate land allocation in Pidie District is 22.677,38 Ha and non-conformity of 2.505,12 Ha, while in Pidie Jaya district which covers 6.800,56 Ha and which is not suitable is 1.645,80 Ha.

Keywords: existing rice field, geospatial, deviation, Pidie, Pidie Jaya

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK