//

PENERAPAN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA PADA PEKERJAAN PEMELIHARAAN RUTIN JALAN NASIONAL SECARA SWAKELOLA (STUDI KASUS: RUAS JALAN BLANGKEJEREN – LAWEAUNAN)

BACA FULL TEXT ABSTRAK Pemesanan Versi cetak
Pengarang MUHAMMAD IQBAL - Personal Name
SubjectROAD MAINTENANCE
ROADS - ENGINEERING
Bahasa Indonesia
Fakultas Program Studi Magister Teknik Sipil Universitas Syiah Kuala
Tahun Terbit 2018

Abstrak/Catatan

PENERAPAN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA PADA PEKERJAAN PEMELIHARAAN RUTIN JALAN NASIONAL SECARA SWAKELOLA (Studi Kasus: Ruas Jalan Blangkejeren – Laweaunan) Oleh: Muhammad Iqbal NIM. 1509200060053 Komisi Pembimbing: 1. Dr. Ir. M. Isya, MT 2. Dr. Hafnidar A. Rani, ST, MM ABSTRAK Pemeliharaan rutin pada ruas jalan Blangkejeren - Laweaunan dilakukan secara kontinu setiap tahun, secara swakelola dengan panjang ruas jalan 65 Km. Pejabat Pemberi Komitmen (PPK) melaksanakan pekerjaan dengan pihak subkontraktor yang dianggap mampu melaksanakan pekerjaan tersebut, dan memberikan upah kerja kepada mandor yang merupakan penduduk setempat. Untuk menghindari risiko, maka PPK melakukan penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan (SMK3). Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tingkat risiko K3 pada pekerjaan pemeliharaan rutin jalan, mengidentifikasi tingkat kepatuhan tenaga kerja dari subkontraktor dan mandor dalam penerapan K3 pada pekerjaan pemeliharaan rutin, dan mengidentifikasi pemilihan penyedia jasa pada masing-masing pekerjaan pemeliharaan rutin jalan. Identifikasi tingkat risiko K3 dilakukan berdasarkan Permen PU No. 05/PRT/M/2014, dengan mewawancarai personil owner. Identifikasi tingkat kepatuhan tenaga kerja dari subkontraktor dan mandor dilakukan berdasarkan Pedoman Konstruksi dan Bangunan No. 004/BM/2006, yang dinilai dari penggunaan Alat Pelindung Diri (APD). Analisa data menggunakan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat risiko K3 pada pekerjaan pemeliharaan rutin jalan nasional untuk pemeliharaan rutin perkerasan, pemeliharaan rutin bahu jalan, dan pemeliharaan rutin perlengkapan jalan mempunyai risiko rendah, sedangkan pada pekerjaan pemeliharaan rutin selokan, saluran air, galian dan timbunan mempunyai risiko sedang.Tingkat kepatuhan tenaga kerja dari subkontraktor lebih tinggi yaitu sebesar 59%, dibandingkan kepatuhan tenaga kerja dari mandor yang besarnya 40%. Hal ini berarti bahwa sebagian besar tenaga kerja dari subkontraktor patuh, dan hampir setengah tenaga kerja dari mandor patuh dalam penggunaan APD. Pekerjaan pemeliharaan rutin selokan, saluran air, galian dan timbunan, penyedia jasa yang tepat ditetapkan pada tenaga kerja dari subkontraktor, karena memiliki tingkat kepatuhan yang lebih tinggi dibandingkan tenaga kerja dari mandor. Kata Kunci: K3, SMK3, tingkat risiko, pemeliharaan rutin, jalan, swakelola IMPLEMENTATION OF SAFETY AND HEALTH MANAGEMENT ON ROUTINE NATIONAL ROAD MAINTENANCE WORK IN SELF-MANAGEMENT (Case Study: Blangkejeren - Laweaunan Road) By: Muhammad Iqbal Student Reg. No. 1509200060053 Committee of Supervisor: 1. Dr. Ir. M. Isya, MT 2. Dr. Hafnidar A. Rani, ST, MM ABSTRACT Routine maintenance on the Blangkejeren - Laweaunan road is done continuously every year, self-managed with road length 65 Km. The committing officer undertakes work with the subcontractor who is deemed capable of carrying out the work, and provides wages to the foreman who is a local resident. To avoid risks, the Committing Officer undertakes the implementation of the Occupational Safety and Health Management System (OSHMS). This study aims to identify the level of OSH risk in routine road maintenance work, identify the level of compliance of subcontractors and workforce employees in OSH implementation on routine maintenance work, and identify the selection of service providers in each routine road maintenance work. The identification of OHS risk level is done based on the Minister of Public Works Regulation no. 05/PRT/M/2014, by interviewing the owner's personnel. Identification of labor compliance rates of subcontractors and foremen is based on Construction and Building Guidelines No. 004/BM/2006, judged from the use of Personal Protective Equipment (PPE). Data analysis using descriptive analysis. The results of the study indicate that the level of OSH risk in routine national road maintenance work for routine maintenance of pavement, routine road shoulder maintenance, and routine maintenance of road equipment has a low risk, whereas in routine maintenance work of sewer, drainage, trenching and heap have medium risk. Labor compliance from subcontractors was higher at 59%, compared to 40% for labor compliance from the foreman. This means that most of the subcontracted workforce is compliant, and almost half the workforce of the foremen adheres to the use of PPE. The routine maintenance work of sewer, drainage, trenching and heap, the right service provider is assigned to the workforce of the subcontractor, as it has a higher level of compliance than the workforce of the foreman. Key words: K3, SMK3, risk level, routine maintenance, road, self-management

Tempat Terbit Banda Aceh
Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Share Social Media

Tulisan yang Relevan

EVALUASI KONDISI PERMUKAAN PERKERASAN JALAN DAN PEMILIHAN JENIS KONTRAK UNTUK PEMELIHARAAN RUTIN (STUDI KASUS JALAN NASIONAL DI KOTA BANDA ACEH) (Anhar Naufik, 2016)

STUDI EVALUASI KERUSAKAN JALAN YANG MENGKOMBINASIKAN NILAI SURFACE DISTRESS INDEX (SDI) DENGAN NILAI INTERNATIONAL ROUGHNESS INDEX (IRI) UNTUKRN MENUNJANG PENGAMBILAN KEPUTUSANRN(STUDI KASUS : JALAN NASIONAL RUAS CALANG - TEUNOM KM.150 S/D KM.157) (eka minarti, 2014)

PENGARUH PENGETAHUAN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA TERHADAP PERILAKU PEKERJA PROYEK INFRASTRUKTUR JALAN TOL BANDA ACEH - SIGLI (HANNI HUSEN, 2021)

EVALUASI PENILAIAN KONDISI JALAN DAN HUBUNGANNYA DENGAN REKOMENDASI PENANGANAN PEMELIHARAAN JALAN (STUDI KASUS : RUAS JALAN KM.77 (BATAS PIDIE) - BATAS KOTA SIGLI) (Evi Zulfan, 2017)

ANALISIS SISTEM PEMELIHARAAN JALAN KABUPATEN BENER MERIAH BERBASIS SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS (SIG) (JINGER IRANTONI, 2021)

  Kembali ke sebelumnya

Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi

   

© UPT. Perpustakaan Universitas Syiah Kuala 2015     |     Privacy Policy