RESISTENSI ESCHERICHIA COLI YANG DIISOLASI DARI TELUR AYAM DI BEBERAPA WARUNG KOPI KAWASAN DARUSSALAM KECAMATAN SYIAH KUALA, BANDA ACEH TERHADAP ANTIBIOTIK | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

   

RESISTENSI ESCHERICHIA COLI YANG DIISOLASI DARI TELUR AYAM DI BEBERAPA WARUNG KOPI KAWASAN DARUSSALAM KECAMATAN SYIAH KUALA, BANDA ACEH TERHADAP ANTIBIOTIK


Pengarang

M. Arif Al Furqan - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1402101010032

Fakultas & Prodi

Fakultas Kedokteran Hewan / Pendidikan Kedokteran Hewan (S1) / PDDIKTI : 54261

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2018

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

RESISTENSI Escherichia coli YANG DIISOLASI DARI TELUR AYAM DI BEBERAPA WARUNG KOPI KAWASAN DARUSSALAM KECAMATAN SYIAH KUALA,
BANDA ACEH TERHADAP ANTIBIOTIK



ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan mengetahui resistensi beberapa jenis antibiotik terhadap Escherichia coli yang diisolasi dari telur ayam dari beberapa warung kopi kawasan Darussalam, Banda Aceh. Metode deteksi E.coli mengacu pada Bacteriological Analytic Manual (BAM) dan pengujian kepekaan E.coli terhadap antibiotik dilakukan dengan metode difusi cakram. Penelitian ini menggunakan 21 telur ayam yang dari tujuh warung kopi. Antibiotik yang digunakan yaitu ampisilin, gentamisin, streptomisin, siprofloksasin, eritromisin, sulfametoksasol dan tetrasiklin. Data dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan ampisilin, eritromisin dan sulfametoksasol yang resisten terhadap 12 koloni E.coli, tetrasiklin dan streptomisin resisten terhadap 11 koloni E.coli, dan gentamisin resisten terhadap 2 koloni E.coli. Berdasarkan penelitian ini dapat disimpulkan E. coli yang diisolasi dari telur ayam yang dijual di warung kopi kawasan Darussalam Kecamatan Syiah Kuala Banda Aceh menunjukkan tingkat resistensi yang sangat tinggi yaitu ampisilin 100%, eritromisin 100%, tetrasiklin 92%, streptomisin 92% dan sulfametoksasol 100%) dan tidak resisten terhadap antibiotik jenis siprofloksasin dan gentamisin.




Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK