//

ANALISIS KONVERSI PENGGUNAAN LAHAN TERBANGUN MENGGUNAKAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS (SIG) STUDI KASUS KOTA BANDA ACEH

BACA FULL TEXT ABSTRAK Pemesanan Versi cetak
Pengarang Ade Rina Alfithra Haridhy - Personal Name
Bahasa Indonesia
Fakultas FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM UNIVERSITAS SYIAH KUALA
Tahun Terbit 2017

Abstrak/Catatan

Bentuk penggunaan lahan suatu wilayah sangat terkait dengan pertumbuhan penduduk dan aktivitasnya, peningkatan jumlah penduduk berpotensi menyebabkan terjadinya perubahan penggunaan lahan terutama untuk lahan terbangun. Perubahan penggunaan lahan menjadi lahan terbangun di Kota Banda Aceh salah satunya terjadi karena adanya pertumbuhan penduduk, hal tersebut mengakibatkan bertambahnya lahan terbangun yang berarti berkurangnya lahan kosong. Dengan tujuan untuk menganalisis konversi lahan menjadi lahan terbangun, maka dilakukan analisis perubahan penggunaan lahan pada tahun 2004, 2005, 2010 dan 2015 dengan citra satelit landsat. Metode yang digunakan adalah supervised classification untuk mengklasifikasikan citra sasatelit landsat dan teknik change detection untuk menganalisis perubahan lahan menjadi lahan terbangun. Hasil klasifikasi supervised classification penggunaan lahan pada empat citra satelit landsat diperoleh nilai akurasi untuk tahun 2004 ketelitian akurasi 75%, tahun 2005 ketelitian akurasi 79%, tahun 2010 ketelitian akurasi 76% dan tahun 2010 keteliatian akurasi 75%. Konversi menjadi lahan terbangun pada tahun 2004-2005 sebagian besar terjadi pada kebun campuran yaitu sebesar 462.51 Ha. Konversi menjadi lahan terbangun pada tahun 2005-2010 sebagian besar masih terjadi pada kebun campuran yaitu sebesar 1253.16 Ha hasil konversi tersebut meningkat dari tahun sebelumnya, hal tersebut kemungkinan terjadi akibat lahan pada tahun 2005 sebelumnya telah mengalami perubahan menjadi kebun campuran kemudian pada tahun 2010 terkonversi sebagai lahan terbangun, diikuti dengan lahan tidak terbangun sebesar 354.24 Ha. Konversi menjadi lahan terbangun pada tahun 2010-2015 sebagian besar terjadi pada semak belukar yaitu sebesar 319.14 Ha. Konversi menjadi lahan terbangun pada tahun 2004-2015 sebagian besar terjadi pada lahan tidak terbangun yaitu sebesar 361.62 Ha. Kata kunci : Penggunaan lahan, landsat, Supervised Classification, Change Detection, Konversi.

Tempat Terbit Banda Aceh
Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Share Social Media

Tulisan yang Relevan

IMPLEMENTASI SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS(SIG) TEMPAT LAYANAN KESEHATAN DI KOTA BANDA ACEH BERBASIS WEBSITE MENGGUNAKAN FRAMEWORK CI (DEDI SAPUTRA, 2017)

ANALISA PERUBAHAN PENGGUNAAN LAHAN PASCA TSUNAMI DI KOTA BANDA ACEH (STUDI KASUS DI KECAMATAN MEURAXA, KOTA BANDA ACEH) (Raisa Vonna Fatimah, 2014)

SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS PENDATAAN LOKASI TEMPAT WISATA KULINER DI KOTA BANDA ACEH (ICHWANUL HAKIM, 2018)

ANALISIS KESESUAIAN LAHAN TAMBAK BERDASARKAN PARAMETER KUALITAS AIR MENGGUNAKAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS (SIG) DI KOTA BANDA ACEH (SALMAN ALFARISI, 2015)

SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS OBJEK WISATA KABUPATEN ACEH TAMIANG DAN KOTA LANGSA BERBASIS WEB (Sharfina Nurfitria. Z, 2020)

  Kembali ke sebelumnya

Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi

   

© UPT. Perpustakaan Universitas Syiah Kuala 2015     |     Privacy Policy