//

PERHITUNGAN KINERJA RUAS JALAN TEUKU NYAK ARIEF TUNGKOP BERDASARKAN DERAJAT KEJENUHAN DAN KECEPATAN (STUDI KASUS KAWASAN KOMPLEK SEKOLAH TUNGKOP)

BACA FULL TEXT ABSTRAK Pemesanan Versi cetak
Pengarang RAHMAT AWALUDDIN ISNIN - Personal Name

Abstrak/Catatan

ABSTRAK Jalan Teuku Nyak Arief Tungkop yang ditinjau merupakan jalan akses menuju Darussalam sampai ke Tungkop Kabupaten Aceh Besar. Secara geometrik terjadi perubahan dari jalan 6/2 D ke 4/2 D, 4/2 UD dan memasuki Desa Barabung dan Tungkop menjadi jalan 2/2 UD. Di kawasan Tungkop, terdapat komplek sekolah mulai dari MIN, MTsN, dan MAN. Sepanjang kawasan ini terjadi kemacetan terutama saat masuk dan keluar sekolah. Di sisi jalan terdapat pagar beton sebagai dinding pembatas sekolah dan di badan jalan juga terdapat dua gundulan melintang jalan (humps). Pada jam masuk dan pulang sekolah banyak pejalan kaki terutama pelajar yang menyeberang jalan, adanya kendaraan yang berhenti di badan jalan, dan terdapat kendaraan keluar-masuk dari gerbang sekolah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kinerja Jalan Teuku Nyak Arief Tungkop pada kawasan komplek sekolah. Pengambilan data primer yaitu komposisi lalulintas, waktu tempuh, hambatan samping, dan geometrik jalan dilakukan selama 3 hari dengan menggunakan kamera yaitu dimulai pada hari Senin 25 September 2017-Rabu 27 September 2017 dari pukul 07.00-08.00 dan 13.00-14.00 dengan interval waktu 15 menit. Analisis kinerja jalan menggunakan metode Manual Kapasitas Jalan Indonesia (1997). Volume tertinggi terjadi pada hari Senin pukul 07.00-08.00 WIB yaitu 976 smp/jam, kelas hambatan samping termasuk sangat tinggi yaitu 1306 kej/jam, kecepatan arus bebas yaitu 30 km/jam, kapasitas jalan yaitu 1716 smp/jam, derajat kejenuhan yaitu 0,57, dan kecepatan lalu lintas yaitu 17,59 km/jam. Data yang diperoleh membuktikan kinerja ruas Jalan Teuku Nyak Arief Tungkop masih digolongkan baik namun kecepatan tempuh yang diperoleh lebih kecil dari kecepatan arus bebas. Kecepatan tidak sesuai dengan yang diisyaratkan dalam perencanaan geometrik jalan raya bahwa kecepatan minimal jalan kolektor sekunder adalah 30 km/jam. Untuk mengatasi lambatnya kecepatan maka diperlukan pembebasan lahan untuk parkir kendaraan berhenti di sekitar kawasan tersebut. Kata kunci; kapasitas jalan, derajat kejenuhan, kinerja jalan

Tempat Terbit
Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Share Social Media

Tulisan yang Relevan

EVALUASI KINERJA RUAS JALAN TEUKU GLEE INIEM, TUNGKOP DARUSSALAM KABUPATEN ACEH BESAR (Siti Arpah, 2017)

STUDI PENGARUH HAMBATAN SAMPING TERHADAP KINERJA JALAN CUT NYAK DHIEN KOTA BANDA ACEH (STUDI KASUS KAWASAN SEKOLAH LAMTEUMEN) (Zaki Fadhlin, 2019)

EVALUASI KINERJA RUAS JALAN T.NYAK ARIEF JEULINGKE TERHADAP PERILAKU PENYEBERANG PEJALAN KAKI (CHANDRA SILALAHI, 2017)

ANALISIS OFF STREET PARKING DAN PENGARUHNYA TERHADAP KINERJA JALAN T. PANGLIMA NYAK MAKAM (STUDI KASUS STA 1 + 440 – STA 1 + 740 MENUJU ARAH SIMPANG BPKP) (Desky Aulia Pratama, 2021)

TINJAUAN KINERJA JALAN TEUKU UMAR SETELAH BEROPERASI SUZUYA MALL BANDA ACEH (HARITS FEBIRANDA, 2018)

  Kembali ke sebelumnya

Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi

   

© UPT. Perpustakaan Universitas Syiah Kuala 2015     |     Privacy Policy