DESAIN SISTEM TRANSFER BEBAN OTOMATIS DARI SUMBER PLN KE PLTS PADA WAKTU BEBAN PUNCAK (WBP) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

   

DESAIN SISTEM TRANSFER BEBAN OTOMATIS DARI SUMBER PLN KE PLTS PADA WAKTU BEBAN PUNCAK (WBP)


Pengarang

AGUS MULYADI - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1504105010103

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Elektro (S1) / PDDIKTI : 20201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2018

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Kebutuhan akan energi listrik terus meningkat dari tahun ke tahun. Perusahaan Listrik Negara (PLN) selaku penyedia energi listrik di Indonesia, belum sepenuhnya mampu menyuplai energi listrik secara merata. Hal ini terjadi karena laju pertambahan sumber energi baru dan pengadaan pembangkit tenaga listrik tidak sebanding dengan peningkatan konsumsi listrik. Penghematan perlu dilakukan untuk mengurangi intensitas terjadinya pemadaman listrik bergilir. Khususnya pada waktu beban puncak yang diistilahkan dengan Waktu Beban Puncak (WBP) yang sering terjadi pada jam 18:00 WIB sampai dengan 00:00 WIB. Untuk menghindari hal tersebut dirancanglah sebuah alat untuk mengatur pemakaian energi listrik dari Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) yang tersimpan di Baterai sebagai energi utama pada Waktu Beban Puncak (WPB).
Mikrokontroler Arduino (Arduino Mega 2560) dan Real Time Clock (RTC) digunakan sebagai kontrol waktu untuk mengalihkan atau Switching dari PLN ke sistem Automatic Tarnsfer Switch (ATS) PV pada saat WBP. Sistem ini juga mengontrol kapasitas baterai sebelum WBP dengan tambahan sensor tegangan DC, agar sumber energi listrik dari baterai dapat dialihkan ke beban. Jika kapasitas baterai tidak mencukupi atau dibawah 30 % untuk dilakukan pengalihan, maka sumber utama tetap di suplai oleh PLN. Jika kapasitas baterai diatas 30 %, maka Sistem akan mengalihkan ke sumber PV. Charge Controller untuk kontrol charge dan discharge baterai ditambahkan untuk menjaga baterai dari kerusakan. Dari hasil pengujian dan implementasi pada beban lampu sebesar 6 watt dengan kapasitas baterai sebesar 3,5 Ah mampu menghidupkan beban
selama 5 jam.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK