KAJIAN TERHADAP OPTIMASI SISTEM PLTU NAGAN RAYA DENGAN MENGGUNAKAN FEEDWATER HEATER | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

   

KAJIAN TERHADAP OPTIMASI SISTEM PLTU NAGAN RAYA DENGAN MENGGUNAKAN FEEDWATER HEATER


Pengarang

REZA ANDIKA MAYANA - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1304102010135

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Mesin (S1) / PDDIKTI : 21201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2018

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Sistem pembangkit listrik tenaga uap terdiri dari beberapa komponen utama yaitu boiler, pompa, turbin uap dan kondensor. Namun untuk menaikan efisiensi sebuah pembangkit ada beberapa cara yang digunakan dalam aplikasi didunia kerja. salah satu cara yang digunakan untuk menaikan efsiensi yang telah diaplikasikan pada PLTU Nagan Raya adalah siklus rankine regeneratif, sistem ini mengunakan uap ekstraksi yang berasal dari turbin yang digunakan untuk memanaskan air umpan boiler dengan menggunakan feedwater heater (FWH). Sistem pembangkit daya uap Pada PLTU Nagan Raya untuk meningkatkan efisiensi boiler dilengkapi dengan 7 unit feedwater heater (FWH) yaitu 4 Low Pressure Heater (LPH), 1 Dearator dan 2 High Pressure Heater (HPH). Pengoptimalan sebuah pembangkit dengan penggunaan feedwater heater bertujuan untuk melihat bagaimana dampak dari pengoperasian feedwater heater terhadap performa dari pembangkit itu sendiri dan juga menbandingkan unit heater yang telah ada dengan penambahan dan pengurangan jumlah feedwater heater itu sendiri. Hasil penelitian mendapatkan bahwa pada saat pengurangan feedwater heater maka akan menaikan daya yang dihasilkan, laju bahan bakar, efisiensi boiler dan Gross Plant Heat Rate (GPHR), laju bahan bakar mengalami kenaikan sebesar 21.31 kg/s yang awalnya hanya sebesar 18.28 kg/s. sedangkan penambahan feedwater heater dapat menaikan efisiensi pembangkit namun menurunkan daya yang dihasilkan, laju bahan bakar, efisiensi boiler dan Gross Plant Heat Rate (GPHR). Dari hasil analisa yang dilakukan maka didapatkan bahwa pembangkit yang paling optimal adalah dengan jumlah feedwater heater antara 6-7 unit, hal ini didapatkan dari perbandingan daya yang dihasilkan dengan konsumsi bahan bakar dan Gross Plant Heat Rate (GPHR).
Kata Kunci : feedwater heater, efisiensi, pembangkit tenaga uap, boiler, turbin dan daya turbin.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK