HUBUNGAN LOKASI DAN LUAS LESI INFARK DENGAN KENAIKAN SKOR BARTHEL INDEX PADA PASIEN STROKE ISKEMIK | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

   

HUBUNGAN LOKASI DAN LUAS LESI INFARK DENGAN KENAIKAN SKOR BARTHEL INDEX PADA PASIEN STROKE ISKEMIK


Pengarang

Rabina Mulia Sari - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1407101010023

Fakultas & Prodi

Fakultas Kedokteran / Pendidikan Dokter (S1) / PDDIKTI : 11201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2018

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK
Prediksi yang tepat mengenai prognosis pasien stroke yang terjadi secara akut sulit untuk dilakukan pada pasien stroke yang memiliki defisit neurologis yang berat terutama fungsi motorik. Kerusakan yang terjadi pada masing–masing komponen sistem saraf pasien penderita stroke menyebabkan defisit motorik dan bergantung pada lokasi serta luasnya lesi infark. Pasien yang mengalami gangguan fungsi vital otak, dapat menurunkan kemampuan aktivitas fungsional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara lokasi dan luas lesi infark dengan kenaikan skor indeks barthel pada pasien stroke iskemik di RSU Dr.Zainoel Abidin Banda Aceh. Jenis Penelitian adalah observational study dengan desain cross sectional. Pengumpulan data berlangsung dari bulan Oktober hingga Desember 2017 di Ruang Rawat Inap dan Instalasi Gawat Darurat RSUDZA Banda Aceh. Lokasi dan lesi dilihat dari CT-Scan pasien sedangkan kenaikan Indeks Barthel dinilai menggunakan kuisioner Indeks Barthel.Data dari hasil penelitian ini di analisis dengan menggunakan uji kruskal-wallis dan chi-square.Besar sampel yaitu 40 orang terdiri dari 21 orang (52,5%) laki-laki dan 19 orang (47,5%) perempuan. Berdasarkan lokasi lesi didapatkan rerata skor indeks barthel TACI 9,00, PACI 23,18, LACI 19,55, POCI 25,00 sedangkan luas lesi, lesi lakunar mengalami kenaikan skor indeks barthel 75% dan lesi teritorial 78,6%. Berdasarkan uji kruskal-wallis didapatkan p value 0,007, berarti dapat disimpulkan terdapat hubungan antara lokasi lesi dengan kenaikan skor indeks barthel. Berdasarkan uji chi square didapatkan p value 1,000, berarti dapat disimpulkan tidak terdapat hubungan antara luas lesi dengan kenaikan skor indeks barthel pada pasien stroke iskemik.

Kata kunci: lokasi dan luas lesi, kenaikan skor indeks barthel, stroke iskemik.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK