KARAKTERISTIK REPRODUKSI KERBAU BETINA DI KECAMATAN SINGKIL UTARA KABUPATEN ACEH SINGKIL | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

KARAKTERISTIK REPRODUKSI KERBAU BETINA DI KECAMATAN SINGKIL UTARA KABUPATEN ACEH SINGKIL


Pengarang

Riska Maulani - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1305104010013

Fakultas & Prodi

Fakultas Pertanian / Peternakan (S1) / PDDIKTI : 54231

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala., 2017

Bahasa

Indonesia

No Classification

1

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Abstrak. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dan mengetahui karakteristik reproduksi kerbau betina di Kecamatan Singkil Utara Kabupaten Aceh Singkil. Penelitian ini menggunakan metode survei dengan mengumpulkan data primer dan data sekunder. Pengambilan sampel dilakukan pada lima desa dalam wilayah Kecamatan Singkil Utara yaitu: Gosong Telaga Utara, Gosong Telaga Timur, Gosong Telaga Selatan, Kampung Baru, dan Ketapang Indah. Sebagai responden adalah sebanyak 40 orang peternak kerbau yang tersebar dalam lima desa terpilih tersebut. Penelitian ini menggunakan metode purposive sampling, yaitu mengambil sampel dengan ketentuan minimal peternak memelihara dua ekor kerbau betina produktif yang sudah dua kali melahirkan dan pengalaman beternak kerbau lebih dari satu tahun. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik wawancara berstruktur (instrument questionaire), diskusi terhadap responden, dan petugas dinas terkait. Ada dua informasi data primer dalam penelitian ini yaitu karakteristik reproduksi kerbau betina di Kabupaten Singkil Utara Kabupaten Aceh Singkil dan profil umum peternakan kerbau sebagai pendukung data primer. Informasi utama menyangkut parameter yang diamati adalah: (a) umur dewasa kelamin; (b) umur beranak pertama; (c) calving interval; (d) lama kebuntingan; dan (e) jarak antara melahirkan sampai bunting kembali. Informasi pendukung data primer dalam penelitian ini adalah: (a) sistem pemeliharaan ternak kerbau; (b) populasi kerbau; (c) sistem perkawinan; dan (d) gangguan reproduksi. Dikumpulkan juga data profil peternak sebagai responden dan data sekunder. Data identitas responden adalah: (a) kelompok umur peternak; (b) kelompok pekerjaan utama peternak; dan (c) tingkat pendidikan peternak. Data yang telah terkumpul dianalisis dengan menggunakan tabel frekuensi dan persentase untuk mengetahui karakteristik dari sifat reproduksi kerbau betina. Data yang diperoleh diolah dan dihitung rata-ratanya kemudian dipersentasekan dan dijelaskan secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik reproduksi kerbau betina di Kecamatan Singkil Utara Kabupaten Aceh Singkil sudah cukup baik. Kerbau di Kecamatan Singkil Utara Kabupaten Aceh Singkil beranak pertama pada umur 3,9 tahun (47,5 bulan), lama bunting yaitu 10,47 bulan, jarak kelahiran sampai bunting kembali adalah 10,9 bulan dan selang kelahiran 21,3 bulan (640 hari).

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK