KAJIAN PENATAAN RUANG TERBUKA PUBLIK DI KAWASAN PASAR ACEH KOTA BANDA ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    THESES

KAJIAN PENATAAN RUANG TERBUKA PUBLIK DI KAWASAN PASAR ACEH KOTA BANDA ACEH


Pengarang

Nora Damayanty - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1209200060060

Fakultas & Prodi

Fakultas / / PDDIKTI :

Penerbit

Banda Aceh : Program Studi Magister Teknik Sipil Universitas Syiah Kuala., 2017

Bahasa

Indonesia

No Classification

711.74

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

KAJIAN PENATAAN RUANG TERBUKA PUBLIK DI KAWASAN PASAR ACEH KOTA BANDA ACEH

Oleh:
NORA DAMAYANTY NIM. 1209200060060


KomisiPembimbing:
1. Ir.Izziah, M.Sc, Ph.D
2. Dr. RenniAnggraini, ST, M.Eng



ABSTRAK


Ruang terbuka publik di pusat kota merupakan identitas dari sebuah kota, yang menjadi tempat berkumpulnya masyarakat, melakukan aktivitas, perdagangan, perayaan, atau sekedar melewatkan waktu luang. Ruang terbuka publik yang dikaji adalah di kawasan Pasar Aceh terdiri dari jalur pedestrian Pasar Aceh lama dan taman Aman Kuba. Tujuan penelitian ini adalah mengindentifikasi faktor-faktor yang menyebabkan peralihan fungsi ruang terbuka publik dan kesesuaian penataan fasilitas ruang terbuka publik tersebut dengan teori Jhon Lang tentang Komponen dan Indikator Perancangan Taman Kota, RTRW Kota Banda Aceh tahun 2009-2029 serta Pedoman Penyediaan dan Pemanfaatan Prasarana dan Sarana Ruang Pejalan Kaki di Perkotaan. Metodologi penelitian yang digunakan adalah metode kombinasi (mixed methods) dengan analisa deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penataan fasilitas ruang terbuka publik di kawasan Pasar Aceh belum sesuai dengan Komponen dan Indikator Perancangan Taman Kota, RTRW Kota Banda Aceh tahun 2009-2029 serta Pedoman Penyediaan dan Pemanfaatan Prasarana dan Sarana Ruang Pejalan Kaki di Perkotaan. Hal tersebut diatas menjadi faktor yang menyebabkan peralihan fungsi ruang terbuka publik (taman Aman Kuba dan jalur pedestrian) di kawasan Pasar Aceh. Kurang tegasnya aturan yang mengatur parkir kendaraan bermotor dan para PKL juga merupakan faktor yang menyebabkan peralihan fungsi ruang terbuka publik di kawasan Pasar Aceh. Data yang diperoleh dari hasil penelitian dianalisis dengan menggunakan analisis SWOT untuk perumusan strategi. Dimana diperoleh 3 (tiga) alternatif strategi yang diterapkan yaitu : penerapan aturan tentang penataan dan pemanfaatan ruang terbuka publik di kawasan Pasar Aceh agar tertata dengan baik; penerapan aturan yang tegas dan jelas (law enforcement) akan menertibkan para PKL dan pemilik kendaraan bermotor yang menyalahgunakan ruang terbuka publik; menyediakan sarana dan prasarana penunjang ruang terbuka publik di kawasan Pasar Aceh yang sesuai dengan teori Komponen dan Indikator Perancangan Taman Kota, RTRW Kota Banda Aceh serta Pedoman Penyediaan dan Pemanfaatan Prasarana dan Sarana Ruang Pejalan Kaki di perkotaan.

Kata kunci : Ruang terbuka publik, Kawasan Pasar Aceh, Taman Aman Kuba, jalur pedestrian kawasan pasar Aceh, teori Jhon Lang, RTRW Kota Banda Aceh.





vi

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK