//

DAMPAK PERALIHAN LAHAN PERTANIAN TERHADAP PENDAPATAN RUMAH TANGGA PETANI (STUDI TERHADAP PERALIHAN LAHAN SAWAH MENJADI LAHAN SAWIT DI GAMPONG PAYA LABA. KECAMATAN. KLUET TIMUR, KABUPATEN, ACEH SELATAN. ACEH. INDONESIA)

BACA FULL TEXT ABSTRAK Pemesanan Versi cetak
Pengarang Heri Saputra - Personal Name
SubjectLAND USE - LAW
LAND TENURE
Bahasa Indonesia
Fakultas FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK UNIVERSITAS SYIAH KUALA
Tahun Terbit 2017

Abstrak/Catatan

DAMPAK PERALIHAN LAHAN PERTANIAN TERHADAP PENDAPATAN RUMAH TANGGA PETANI (Studi Terhadap Peralihan Lahan Sawah Menjadi Lahan Sawit Di Gampong Paya Laba. Kecamatan. Kluet Timur, Kabupaten, Aceh Selatan. Aceh. Indonesia) Perubahan sosial masyarakat terhadap peralihan mata pencarian terutama lahan pertanian mendapat sorotan penting dari pemerintah dengan mengeluarkan Undang-Undang Nomor 41 Tahun 2009 tentang Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan yang memuat sanksi yang cukup berat. Lahan pertanian yang telah dikonversi ke penggunaan lain di luar pertanian sangat kecil peluangnya untuk berubah kembali menjadi lahan pertanian. Keberadaan lahan pertanian memberikan manfaat yang sangat luas secara ekonomi, sosial dan lingkungan. Oleh karena itu hilangnya lahan pertanian akibat dikonversi ke perkebunan atau non pertanian dapat menimbulkan dampak negatif terhadap berbagai aspek pembangunan. Salah satu dampak konversi lahan yang sering mendapat sorotan masyarakat adalah terganggunya ketahanan pangan yang merupakan salah satu tujuan pembangunan nasional. Permasalah yang terjadi bagaimana dampak alih fungsi lahan pertanian menjadi lahan perkebunan terhadap perubahan pendapatan masyarakat dan apa dampak alih fungsi lahan terhadap pendapatan sosial masyarakat menjadi lahan sawit di Gampong Paya Laba. Kecamatan Kluet Timur Kabupaten Aceh Selatan. Teori yang digunakan dalam penelitian ini yakni Perubahan Sosial. Metode yang digunakan dalam penelitian ini mengunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan melakukan wawancara terstruktur sebagai pengumpulan data serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa kesejahteraan petani setelah melakukan peralihan dari bertani padi menjadi perkebunan kelapa sawit mengalami peningkatan yang dapat dilihat melalui beberapa indikator yang digunakan yaitu ekonomi, pendidikan dan kesehatan. Dari ketiga indikator tersebut yang paling signifikan terlihat adalah peningkatan ekonomi petani. Dapat diketahui pula kecenderungan petani beralih fungsi yaitu karena ada faktor-faktor yang mempengaruhinya antara lain ekonomi, resiko, dan perawatan. Kata Kunci : Alih Fungsi Lahan, Lahan Pertanian, Kesejahteraan petani.

Tempat Terbit Banda Aceh
Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Share Social Media

Tulisan yang Relevan

DAMPAK KONVERSI LAHAN PERTANIAN SAWAH TERHADAP PENDAPATAN PEMILIK LAHAN DI KECAMATAN MANYAK PAYED KABUPATEN ACEH TAMIANG (Wan Mutiara Fahmi , 2016)

ANALISIS DAMPAK ALIH FUNGSI LAHAN PERTANIAN SAWAH TERHADAP PENDAPATAN DAN SISTEM KEHIDUPAN RUMAH TANGGA PETANI DI KECAMATAN DARUL IMARAH KABUPATEN ACEH BESAR (PUTRI IVONI, 2018)

DAMPAK PERALIHAN LAHAN TERHADAP PENINGKATAN EKONOMI MASYARAKAT ( STUDI DI GAMPONG TUNGKOP KECAMATAN DARUSSALAM KABUPATEN ACEH BESAR) (Meri Yupita, 2019)

PENGARUH FRAGMENTASI LAHAN PERSAWAHAN TERHADAP KEHIDUPAN SOSIAL EKONOMI RUMAH TANGGA PETANI DI DESA LAMPAKU KECAMATAN KUTA COT GLIE KABUPATEN ACEH BESAR (FHARAH MUTIA, 2015)

FAKTOR FAKTOR YANG MEMPENGARUHI ALIH FUNGSI LAHAN SAWAH MENJADI LAHAN NON PERTANIAN DI KECAMATAN TANGSE KABUPATEN PIDIE (EKY SULAIKA, 2016)

  Kembali ke sebelumnya

Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi

   

© UPT. Perpustakaan Universitas Syiah Kuala 2015     |     Privacy Policy