EVALUASI UKURAN TUBUH TURUNAN SAPI ACEH PADA UMUR SAPIH DENGAN SISTEM PEMELIHARAAN BERBEDA DI KECAMATAN INDRAPURI, ACEH BESAR | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

EVALUASI UKURAN TUBUH TURUNAN SAPI ACEH PADA UMUR SAPIH DENGAN SISTEM PEMELIHARAAN BERBEDA DI KECAMATAN INDRAPURI, ACEH BESAR


Pengarang

Furkan Herry - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1005104010069

Fakultas & Prodi

Fakultas Pertanian / Peternakan (S1) / PDDIKTI : 54231

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala., 2017

Bahasa

Indonesia

No Classification

636.2

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Indonesia adalah negara yang memiliki kekayaan sumber daya alam yang melimpah. Salah satu kekayaan sumber daya alam Indonesia adalah keanekaragaman ternak termasuk sapi. Sumber daya ternak sapi tersebut diantaranya ialah sapi Aceh, Bali, Peranakan Ongole, Madura, Jawa, Pesisir dan Grati. Keragaman genetik pada ternak penting dalam rangka pembentukan rumpun ternak modern dan akan terus berlanjut sampai masa yang akan datang
Sapi Aceh merupakan salah satu rumpun sapi Indonesia, mempunyai sebaran asli geografis provinsi Aceh dan umumnya diternakkan oleh masyarakat sebagai ternak potong, disamping itu juga digunakan sebagai ternak kerja untuk mengolah lahan pertanian, tabungan, budaya meugang dan adu sapi. Pada umumnya sapi Aceh sekarang banyak mengalami penurunan mutu genetik yang dapat kita lihat di lapangan semakin banyaknya sapi Aceh yang ukuran tubuhnya semakin kecil. Ukuran-ukuran badan merupakan faktor yang banyak hubungannya dengan performans ternak, sehingga dengan memakai ukuran-ukuran badan dapat menilai performans ternak dan ukuran-ukuran badan menunjukkan korelasi terhadap pertumbuhan
Penelitian ini dilaksanakan di 3 desa yang berbeda di Kecamatan Indrapuri, Kabupaten Aceh Besar. Penelitian berlangsung selama 30 hari yang dimulai dari tanggal 18 Februari - 19 Maret 2017. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi ukuran tubuh turunan sapi aceh pada umur sapih dengan sistem pemeliharaan yang berbeda. Materi yang digunakan dalam penelitian ini adalah anak sapi Aceh lepas sapih sebanyak 24 ekor.
Metode penelitian ini menggunakan metode observasi yaitu dengan cara mengukur ternak turunan sapi Aceh lepas sapih tersebut. Penentuan desa dengan mempertimbangkan adanya sistem pemeliharaan sapi secara ekstensif dan intensif dan jumlah ternak sapi lepas sapih terpenuhi untuk pengambilan sampel. Parameter yang diamati dalam penelitian ini adalah lingkar dada, panjang badan, dan tinggi pundak.
Hasil penelitian menunjukkan ukuran lingkar dada turunan sapi Aceh pada umur sapih yang dipelihara dengan sistem intensif menunjukkan ukuran yang lebih tinggi dibandingkan dengan ukuran lingkar dada yang dipelihara dengan sistem pemeliharaan ekstensif dan pada pengukuran panjang badan dan tinggi gumba turunan sapi Aceh yang dipelihara dengan sistem ekstensif menunjukkan ukuran yang lebih tinggi dibandingkan dengan ukuran panjang badan dan tinggi gumba yang dipelihara dengan sistem intensif

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK