//

PEMENUHAN HAK TERHADAP KORBAN KECELAKAAN LALU LINTAS YANG MENGAKIBATKAN LUKA BERAT DI KABUPATEN GAYO LUES (SUATU PENELITIAN DI SATLANTAS KABUPATEN GAYO LUES)

BACA FULL TEXT ABSTRAK Pemesanan Versi cetak
Pengarang Melva Rosa - Personal Name
SubjectLAW ENFORCEMENT
TRANSPORTATION SAFETY - LAW
TRAFFIC ACCIDENT
Bahasa Indonesia
Fakultas Fakultas Hukum Universitas Syiah Kuala
Tahun Terbit 2017

Abstrak/Catatan

ABSTRAK PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP KORBAN KECELAKAAN LALU LINTAS YANG MENGAKIBATKAN LUKA BERAT (Suatu Penelitian Di SATLANTAS Gayo Lues) (Fakultas Hukum Universitas Syiah Kuala) (v, 50), pp., tabl., bibl. Ainal Hadi, S.H., M.Hum Pasal 240 Undang-UndangNomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan jalan menyatakan, bahwa hak korban kecelakaan lalu lintas yaitu mendapatkan pertolongan dan pengobatan dan perawatan dari pihak yang bertanggung jawab atas terjadinya kecelakaan lalu lintas dan/atau pemerintah,ganti rugi dari pihak yang bertanggung jawab atas terjadinya kecelakaan lalu lintas dan santunan kecelakaan lalu lintas dari perusahaan asuransi. Penulisan ini bertujuan untuk menjelaskan pemenuhan hak korban kecelakaan lalu lintas yang mengalami luka berat, hambatan pemenuhan hak korban kecelakaan lalu lintas terutama pada korban yang mengalami luka berat dalam hal ganti kerugian belum sesuai dan memadai. Untuk mendapatkan data yang diperlukan dalam penulisan skripsi ini dilakukan penelitian kepustakaan dan lapagan. Penelitian kepustakaan dilakukan dengan mempelajari buku-buku dan peraturan perundang-undangan yang berhubungan dengan masalah yang diteliti. Penelitian lapangan dilakukan dengan cara mewawancarai responden dan informan. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan metode pendekatan kulitatif yang menghasilkan data diskriptif analisis. Dari hasil penelitian diketahui pemenuhan hak korban kecelakaan lalu lintas terhadap korban mengalami luka berat belum memadai dan tidak sesuai dengan harapan korban. Hal ini disebabkan karena penyelesaian kasus kecelakaan lalu lintaslebih dipilih dengan secara adat (kekeluargaan), dimana masih kuat dilakukan oleh masyarakat.Hambatan pemenuhan hak korban kecelakaan lalu lintas disebabkan karena tidak adanya upaya damai dari pihak korban dan pelaku, korban tidak melapor kepada pihak penegak hukum dan ketidak mampuan pelaku untuk mengganti kerugian korban. Disarankan kepada pihak korban kecelakaan lalu lintas untuk melaporkan setiap kejadian kecelakaan tersebut ke pihak Kepolisian setempat di Kabupaten Gayo Lues jika terjadi kecelakaan lalu lintas, untuk memudahkan proses penyelesiannya serta untuk mendapatkan hak-haknya dari pihak pelaku ataupun pemerintah. Diharapkan kepada pengguna jalan atau pengemudi kenderaan bermotor lebih patuh terhadap peraturan lalulintas dan lebih tertib berlalu lintas untuk menimilisasi terjadinya kecelakaan lalu lintas.

Tempat Terbit Banda Aceh
Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Share Social Media

Tulisan yang Relevan

PEMENUHAN HAK KORBAN KECELAKAAN LALU LINTAS BERDASARKAN PASAL 240 UNDANG-UNDANG NO.22 TAHUN 2009 TENTANG LALULINTAS DANANGKUTAN JALAN (SUATU PENELITIAN DI WILAYAH HUKUM PENGADILAN NEGERI BANDA ACEH) (Ardikna Pelani. Pa, 2014)

ANALISIS PENGGUNAAN PANTUN DALAM BUDAYA MASYARAKAT GAYO LUES (Susi Susanti, 2019)

PELAKSANAAN PEMBELAJARAN BIOLOGI PADA SMP NEGERI DI KABUPATEN GAYO LUES (Husin Sabarudin, 2014)

PERAN SEKTOR PERTANIAN TERHADAP PEREKONOMIAN DI KABUPATEN GAYO LUES (DENGAN PENDEKATAN SHIFT SHARE DAN LOCATION QUOTIENT) (Afif Fulhaq, 2019)

PENGARUH LINGKUNGAN KERJA, MOTIVASI KERJA DAN KEPUASAN KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI PADA DINAS PERTANIAN KABUPATEN GAYO LUES (Basri, 2019)

  Kembali ke sebelumnya

Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi

   

© UPT. Perpustakaan Universitas Syiah Kuala 2015     |     Privacy Policy