//

KEPEMILIKAN TANAH HAK MILIK YANG DIKUASAI BERSAMA WARGA NEGARA INDONESIA (WNI) DAN WARGA NEGARA ASING (WNA) YANG DIPEROLEH BERDASARKAN WARISAN

BACA FULL TEXT ABSTRAK Pemesanan Versi cetak
Pengarang Nurlaila - Personal Name
SubjectINHERITANCE LAW
LAND TENURE - LAW
Bahasa Indonesia
Fakultas Program Studi Magister Ilmu Hukum Universitas Syiah Kuala
Tahun Terbit 2017

Abstrak/Catatan

KEPEMILIKAN TANAH HAK MILIK YANG DIKUASAI BERSAMA WARGA NEGARA INDONESIA (WNI) DAN WARGA NEGARA ASING (WNA) YANG DIPEROLEH BERDASARKAN WARISAN Nurlaila Ilyas Mahdi Syahbandir  ABSTRAK Pasal 21 ayat (3) Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1960 menyatakan bahwa orang asing yang sudah berlakunya Undang-undang ini memperoleh hak milik karena pewarisan tanpa wasiat atau percampuran harta karena perkawinan, demikian pula warga negara indonesia yang mempunyai hak milik dan setelah berlakunya undang-undang ini kehilangan kewarga-negaraannya wajib melepaskan hak itu didalam jangka waktu satu tahun sejak diperolehnya hak tersebut atau hilangnya kewarga-negaraan itu. Jika sesudah jangka waktu tersebut lampau hak milik tidak dilepaskan, maka hak tersebut hapus karena hukum dan tanahnya jatuh pada negara, dengan ketentuan bahwa hak-hak pihak lain yang membebaninya tetap berlangsung. Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui dan menjelaskan status tanah yang dikuasai bersama warga negara indonesia (WNI) dan warga negara asing (WNA) yang diperoleh berdasarkan warisan dan Untuk menjelaskan proses peralihan hak milik atas tanah yang dikuasai bersama Warga Negara Indonesia (WNI) dan Warga Negara Asing (WNA) yang diperoleh berdasarkan warisan. Metode penelitian ini adalah penelitian hukum normatif dan empiris. Dengan melakukan Pendekatan Perundang-undangan dan Pendekatan Konseptual. Data yang digunakan berupa data sekunder dan data primer dengan melakukan penelitian terhadap status tanah yang dikuasai bersama Warga Negara Indonesia (WNI) dan Warga Negara Asing (WNA) yang diperoleh berdasarkan warisan, serta proses peralihan hak milik atas tanah yang dikuasai bersama Warga Negara Indonesia (WNI) dan Warga Negara Asing (WNA) yang diperoleh berdasarkan warisan. Hasil penelitian ini menunjukkan Status kepemilikan tanah WNA diperoleh melalui warisan pada saat mereka masih berkewarganegaraan indonesia kemudian berganti Warga Negara dengan hak milik masih melekat pada mereka wajib melepaskan hak tersebut sebagaimana tersebut dalam Pasal 21 ayat (3) UUPA. Faktanya WNA masih dicantumkan namanya dalam akte peralihan hak milik tersebut mengingat pada sertifikat sebelumnya nama mereka ada dan mereka takut akan kehilangan haknya berdasarkan hukum pewarisan islam, hukum waris islam tidak mengenal status kewarganegaraan. Peralihan hak milik atas tanah yang dikuasai bersama Warga Negara Indonesia (WNI) dan Warga Negara Asing (WNA) dilakukan melalui akta jual beli kemudian disertifikasi oleh Badan Pertanahan Nasional, dimana ditanda tangani oleh pemilik WNI dan WNA yang seharusnya tidak ada lagi pencantuman WNA di sana, namun karena beralaskan ahli waris mereka tetap memperolah hak, yang secara hukum tertulis mereka telah kehilangan haknya. Disarankan dalam Proses peralihan hak atas tanah untuk berkewarganegaraan asing adanya aturan yang tegas, sehingga tidak terjadi penyeludupan hukum dari warga asing tersebut dalam menjual hak milik tanahnya di Indonesia yang sebenarnya tidak terakomodir dalam peraturan hukum di Indonesia. Kata Kunci : Status Tanah dan Warga Negara Asing

Tempat Terbit Banda Aceh
Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Share Social Media

Tulisan yang Relevan

TINJAUAN YURIDIS TERHADAP STATUS KEWARGANEGARAAN MENURUT UNDANG-UNDANG NOMOR 12 TAHUN 2006 TENTANG KEWARGANEGARAAN (Husfiana, 2017)

KEWENANGAN MAHKAMAH KONSTITUSI DALAM MENGAWAL HAK KONSTITUSIONAL WARGA NEGARA (JUDICIAL REVIEW SEBAGAI UPAYA PERLINDUNGAN TERHADAP HAK KONSTITUSIONAL WARGA NEGARA PERBANDINGAN ANTARA NEGARA REPUBLIK INDONESIA DENGAN NEGARA REPUBLIK AFRIKA SELATAN) (Iswadi, 2014)

EFEKTIFITAS SISTEM PERTAHANAN NEGARA DAN KEWAJIBAN WARGA NEGARA DALAM PERTAHANAN NEGARA (ALIEFFANDY UMRA, 2016)

PELAKSANAAN PENGAWASAN OLEH KANTOR IMIGRASI KELAS II MEULABOH TERHADAP PEMBERIAN IZIN TINGGAL BAGI WARGA NEGARA ASING (Mirzaq Maulana, 2017)

MOTIVASI WARGA NEGARA ASING MENGAJAR DI ENGLISH FOKUS BANDA ACEH (Fika Ludiana, 2017)

  Kembali ke sebelumnya

Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi

   

© UPT. Perpustakaan Universitas Syiah Kuala 2015     |     Privacy Policy