PENGARUH PENGGUNAAN SUBSTITUSI ADITIF, AGREGAT HALUS, AGREGAT KASAR DAN PENAMBAHAN FILLER BIJIH BESI TERHADAP KUAT TEKAN DAN DAKTILITAS BETON MUTU TINGGI HYBRID | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PENGARUH PENGGUNAAN SUBSTITUSI ADITIF, AGREGAT HALUS, AGREGAT KASAR DAN PENAMBAHAN FILLER BIJIH BESI TERHADAP KUAT TEKAN DAN DAKTILITAS BETON MUTU TINGGI HYBRID


Pengarang

Fauzan Z - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1304101010012

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Sipil (S1) / PDDIKTI : 22201

Penerbit

Banda Aceh : FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS SYIAH KUALA., 2017

Bahasa

Indonesia

No Classification

624.183 41

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK


Beton mutu tinggi (BMT) merupakan beton yang memiliki kuat tekan lebih besar dari 41,4 MPa. Agregat yang digunakan pada beton mutu tinggi merupakan agregat yang berkualitas baik, sehingga beton mutu tinggi ini memiliki kuat tekan yang tinggi. Pada pembuatan BMT juga diperlukan bahan aditif Fly ash batubara, abu pozzolan dan abu cangkang sawit sebagai substitusi semen, pasir pozzolan dan bongkahan cangkang sawit juga digunakan sebagai substitusi agregat halus dan agregat kasar. Dalam campuran beton juga ditambahkan bijih besi sebagai filler sebanyak 6% dari berat semen, dan penggunaan superplasticizer jenis viscocrete 10 sebanyak 1,5% dari jumlah semen. Persentase material yang digunakan berdasarkan komposisi optimum yang telah didapatkan pada penelitian sebelumnya dengan fly ash batu bara 15%, abu pozzolan 15%, abu cangkang sawit 10% sebagai substitusi semen, sebagai substitusi agregat halus menggunakan pasir pozzolan 10%, pasir cangkang sawit 20%, sebagai substitusi agregat kasar menggunakan bongkahan cangkang sawit 40%. Dari komposisi optimum yang tersebut dibuat 7 variasi berbeda pada penelitian ini. Hasil yang diperoleh pada penelitian ini menunujukan beton mutu tinggi hybrid memiliki nilai kuat tekan lebih tinggi dari pada beton mutu tinggi normal, nilai kuat tekan beton mutu tinggi normal sebesar 42,31 MPa umur 7 hari, 44,40 MPa umur 28 hari dan 47,66 MPa umur beton 56 hari, nilai kuat tekan beton mutu tinggi hybrid pada variasi BMT-APPP (abu pozzolan + agregat halus pasir pozzolan + agregat kasar bongkahan cangkang sawit + filler nanomaterial bijih besi ) sebesar 44,28 MPa umur 7 hari, 59,48 MPa umur 28 hari dan 69,71 MPa umur beton 56 hari. Nilai regangan maksimum beton mutu tinggi normal sebesar 0,00281 mm dan energi kehancuran 0,07814 N/mm2, untuk beton mutu tinggi hybrid nilai regangan maksimum tertinggi pada variasi BMT-ASCS (abu cangkang sawit + agregat halus cangkang sawit + agregat kasar bongkahan cangkang sawit + filler nanomaterial bijih besi) sebesar 0,00299 mm dan energi kehancuran 0,1441 N/mm2.

Kata Kunci : Beton Mutu Tinggi, Beton Hybrid, Sifat Mekanis, Kuat Tekan, Daktilitas

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK