//

PESAN SIMBOLIK DALAM PROSESI PERNIKAHAN ADAT GAYO DI KECAMATAN BLANGKEJEREN KABUPATEN GAYO LUES

BACA FULL TEXT ABSTRAK Pemesanan Versi cetak
Pengarang Ali Mustafa - Personal Name
SubjectCLOTHING - CUSTOMS - GAYO
Bahasa Indonesia
Fakultas FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK UNIVERSITAS SYIAH KUALA
Tahun Terbit 2017

Abstrak/Catatan

Abstrak Masyarakat Gayo dalam mempertahankan estetika tradisionalnya dengan menggunakan simbol-simbol baik yang visual maupun nonvisual sesuai dengan ajaran agama Islam. Simbol-simbol tersebut mereka temukan dari hasil pengamatan terhadap tanda-tanda yang tersurat dalam kitab suci Al-quran dan hadist nabi serta tanda-tanda yang ada di dalam sekeliling masyarakat Gayo.Sebagai gerakan estetik, agama Islam yang dianut oleh orang- orang suku Gayo memiliki personifikasi simbolik dengan agama-agama lain seperti yang tercatat dalam antropologi budaya. Bahwa watak kosmologis setiap agama dapat memancarkan keadaan rohani yang memungkinkan untuk dipahami secara universal. Penulisan penelitian ini bertujuan untuk mengetahui makna pesan simbolik dalam prosesi upacara pernikahan adat Gayo berdasarkan ritual dan adat istiadat Gayo di Kecamatan Blangkejeren, Kabupaten Gayo Lues. Data yang diperlukan dalam penulisan skripsi ini diperoleh melalui penelitian kepustakaan dan lapangan. Penelitian kepustakaan dilakukan dengan cara membaca buku teks, penelitian sebelumnya,jurnal, dan bahan-bahan bacaan lainnya yang berkaitan dengan penelitian ini, sedangkan penelitian lapangan dilakuk an dengan cara mewawancarai informan penelitian. Berdasarkan uraian mengenai kajian makna dan estetika tradisionalsuku Gayo pada upacara perkawinan “ngerje” dapat disimpulkan bahwa pesan simbolik dalam prosesi pernikahan adat Gayo Lues yang ditampilkan dalam bentuk benda-benda adat tradisional yaitu Alang-alang, Batil Tembege, Dalung dan Ampang.Diharapkan agar generasi muda suku Gayo agar lebih memahami dan memelihara maksud dari simbol-simbol yang ada dalam adat istiadat Gayo dan untuk pemerintah daerah kabupaten Gayo Lues agar menggali dan memahami lebih jauh makna dari simbol-simbol yang ada dalam adat istiadat Gayo dan membukukannya sebagai suatu dokumentasi. Kata Kunci: Pesan simbolik, Prosesi upacara pernikahan, adat Gayo.

Tempat Terbit Banda Aceh
Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Share Social Media

Tulisan yang Relevan

ANALISIS PENGGUNAAN PANTUN DALAM BUDAYA MASYARAKAT GAYO LUES (Susi Susanti, 2019)

ETNOBOTANI MASYARAKAT GAYO DI KECAMATAN BLANGKEJEREN, KABUPATEN GAYO LUES (Tuti Wahyuni, 2019)

PERGESERAN NILAI BUDAYA DALAM PENGGUNAAN PAKAIAN PENGANTIN DI KUTAPANJANG KABUPATEN GAYO LUES (Arma Ariga, 2014)

TINDAK TUTUR DIREKTIF BAHASA GAYO PENJUAL DAN PEMBELI DI PASAR PAJAK PAGI KUTELINTANG KECAMATAN BLANGKEJEREN KABUPATEN GAYO LUES (Resky Anggara, 2016)

EVALUASI KEBERHASILAN PROGRAM INSEMINASI BUATAN PADA TERNAK SAPI DI KECAMATAN BLANGKEJEREN KABUPATEN GAYO LUES (SAID IBAR, 2020)

  Kembali ke sebelumnya

Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi

   

© UPT. Perpustakaan Universitas Syiah Kuala 2015     |     Privacy Policy