//

RELOKASI HIPOSENTER GEMPA ACEH TENGAH 2 JULI 2013 YANG LEBIH AKURAT MELALUI VARIASI MODEL KECEPATAN GELOMBANG SEISMIK

BACA FULL TEXT ABSTRAK Pemesanan Versi cetak
Pengarang SONIA RISTANTI - Personal Name

Abstrak/Catatan

Lokasi gempa lokal yang akurat diperlukan untuk mengetahui sumber gempa bumi dan mempelajari patahan aktif di sebuah daerah untuk mengurangi resiko bencana gempa bumi. Informasi parameter gempa Aceh Tengah di Provinsi Aceh, Selasa, 2 Juli 2013 berbeda-beda antara USGS, BMKG, dan GFZ-Potsdam. Hal tersebut disebabkan karena beberapa faktor, diantaranya (1) distribusi stasiun gempa, (2) fase gelombang yang digunakan, ketelitian pembacaan arrival time dan (3) model struktur kecepatan bumi. Model kecepatan global yang digunakan oleh USGS sejak tahun 2007 adalah AK135. Sedangkan BMKG dan GFZ-Potsdam menggunakan model kecepatan IASP91. Dalam kasus gempa lokal, model kecepatan global tidak cocok untuk digunakan sebagai referensi karena tidak mempertimbangkan kondisi geologi lokal. Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan kembali gempa bumi Aceh Tengah 2 Juli 2013 secara lebih akurat dengan memvariasikan model kecepatan gelombang seismik dihasilkan dengan mempetimbangkan faktor topografi dan kondisi litologi batuan bawah permukaan. Disini kembali dilakukan penentuan waktu tiba gelombang P dan S untuk dimasukkan ke dalam program HYPO71. Hasil lokalisasi lokasi gempa yang dihasilkan untuk berbagai model kecepatan kemudian dibandingkan serta juga dibandingkan dengan lokasi gempa yang dirilis oleh BMKG, GFZ-Potsdam, dan USGS. Penulis telah berhasil merelokasi gempa lokal 2 Juli 2013 menggunakan model kecepatan lokal yaitu Model I (RMS=0.45) dan II (RMS=1) dengan perbedaan jarak lokasi yang dirilis oleh BMKG mencapai 10.631 km, USGS 9.092 km, dan GFZ-Potsdam 11.239 km. Penulis juga sudah melokalisasi gempa dengan menggunakan input pasangan P dan S yang selisih jarak lokasi antara input P dengan pasangan P dan S mencapai 9.628 km. Dengan demikian solusi lokasi gempa yang dihasilkan penulis jauh lebih akurat karena menggunakan model kecepatan yang cocok untuk wilayah Aceh Tengah. Kata kunci: Model kecepatan, relokasi, parameter gempa

Tempat Terbit
Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Share Social Media

Tulisan yang Relevan

PENENTUAN MODEL KECEPATAN LOKAL 1-D DAN RELOKASI GEMPA SUSULAN PIDIE JAYA 2016 UNTUK MEMPELAJARI SESAR PIDIE JAYA (NANI AMEL LIA, 2017)

PENENTUAN MODEL KECEPATAN GELOMBANG P DAN S DAN RELOKASI GEMPA BUMI DI LAPANGAN PANAS BUMI WAYANG WINDU (CUT KARLISMA, 2019)

PENENTUAN MODEL KECEPATAN GELOMBANG P DAN S DAN RELOKASI GEMPA BUMI DI SEKITAR WILAYAH PANAS BUMI WAYANG WINDU (Laura Putrivo, 2019)

IDENTIFIKASI SESAR AKTIF PIDIE JAYA BERDASARKAN RELOKASI DATA GEMPA BUMI SUSULAN PIDIE JAYA DAN MEKANISME FOKAL (Qadariyah, 2018)

IDENTIFIKASI STRUKTUR DIBAWAH PERMUKAAN KOTA JANTHO ACEH BESAR BERDASARKAN KECEPATAN GELOMBANG PRIMER (VP) BATUAN SEBAGAI PENDUKUNG PEKERJAAN GOETEKNIK (Hendra Mahyudi, 2020)

  Kembali ke sebelumnya

Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi

   

© UPT. Perpustakaan Universitas Syiah Kuala 2015     |     Privacy Policy