PENERAPAN PEMBELAJARAN BLENDED LEARNING PADA MATERI LARUTAN PENYANGGA DI SMA NEGERI 1 UNGGUL DARUL IMARAH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PENERAPAN PEMBELAJARAN BLENDED LEARNING PADA MATERI LARUTAN PENYANGGA DI SMA NEGERI 1 UNGGUL DARUL IMARAH


Pengarang

RIZQA AFDHILA - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1306103040058

Fakultas & Prodi

Fakultas KIP / Pendidikan Kimia (S1) / PDDIKTI : 84204

Penerbit

Banda Aceh : FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA., 2017

Bahasa

Indonesia

No Classification

371.33

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Telah dilakukan penelitian yang berjudul “Penerapan Pembelajaran Blended Learning Pada Materi Larutan Penyangga Di SMA Negeri I Unggul Darul Imarah”. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan ketuntasan belajar, aktivitas dan tanggapan peserta didik serta guru terhadap penerapan pembelajaran blended learning pada materi larutan penyangga. Penelitian ini dilaksanakan sebanyak empat kali pertemuan di SMA Negeri I Unggul Darul Imarah dengan subjek penelitian peserta didik XI IPA 2 yang berjumlah 21 orang, terdiri dari 13 perempuan dan 8 laki-laki. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Data penelitian diperoleh dari hasil evaluasi akhir, lembar observasi aktivitas, dan angket tanggapan peserta didik serta guru. Berdasarkan analisis data diperoleh persentase rata-rata aktivitas belajar peserta didik pertemuan I, II, dan III masing-masing sebesar 71,48%, 82,24%, dan 93,75. Persentase ketuntasan belajar diperoleh sebesar 80,95% dengan kategori sangat baik. Guru dan peserta didik memberikan tanggapan positif terhadap penerapan pembelajaran blended learning dengan persentase masing-masing yaitu 89,58% dan 83,31%. Berdasarkan hasil penelitian maka dapat disimpulkan bahwa ketuntasan belajar peserta didik telah tuntas secara klasikal dengan kategori sangat baik. Aktivitas juga meningkat selama penerapan pembelajaran blended learning, serta guru dan peserta didik memberikan tanggapan yang positif terhadap pembelajaran blended learning. Untuk peneliti lain yang akan melaksanakan pembelajaran blended learning diharapkan dapat menyusun jadwal lebih rinci untuk kegiatan di course e-learning.

Kata kunci : Blended learning, ketuntasan belajar, larutan penyangga, e-learning

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK