STUDI EKIVALENSI MOBIL PENUMPANG DAN ARUS JENUH DASAR PADA SIMPANG BERSINYAL (STUDI KASUS PADA SIMPANG DENGAN LENGAN EFEKTIF SATU DAN DUA LAJUR DI BANDA ACEH) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

   

STUDI EKIVALENSI MOBIL PENUMPANG DAN ARUS JENUH DASAR PADA SIMPANG BERSINYAL (STUDI KASUS PADA SIMPANG DENGAN LENGAN EFEKTIF SATU DAN DUA LAJUR DI BANDA ACEH)


Pengarang

MUNTAZAR - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1409200060038

Fakultas & Prodi

Fakultas / / PDDIKTI :

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2017

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

STUDI EKIVALENSI MOBIL PENUMPANG DAN ARUS JENUH
DASAR PADA SIMPANG BERSINYAL
(STUDI KASUS PADA SIMPANG DENGAN LENGAN EFEKTIF
SATU DAN DUA LAJUR DI BANDA ACEH)

Muntazar

Oleh :
NIM : 1409200060038

Komisi Pembimbing :
1. Dr. Ir. M. Isya, M.T
2. Dr. Eng. Sugiarto, S.T.. M. Eng

ABSTRAK

Ekivalensi Mobil Penumpang (EMP) digunakan untuk mengkonversi berbagai
ukuran kendaraan menjadi Satuan Mobil Penumpang (SMP). SMP digunakan
untuk menghitung jumlah kendaraan yang berhubungan dengan volume, kapasitas
dan kinerja simpang. Selama ini digunakan EMP dari MKJI (1997) yang sudah
kadarluarsa (out of date), dimana ukuran kendaraan dan karakteristik pengemudi
sangatlah berbeda pada kondisi sekarang. Arus jenuh dasar yang dikeluarkan oleh
MKJI (1997) dihitung dengan persamaan S
= 600We. Persamaan ini juga
dikeluarkan oleh MKJI 1997 berdasarkan data dari observasi dari tahun 19921995.
Sehingga

persamaan ini perlu direvisi dengan menggunakan media kondisi
lalu lintas di Kota Banda Aceh terutama pada simpang bersinyal. Tujuan dari
penelitian ini adalah mengkalibrasi nilai EMP untuk masing-masing jenis
kendaraan (Mobil Penumpang, Sepeda Motor, Becak Mesin dan Kendaraan Berat)
dan memodelkan persamaan arus jenuh dasar pada simpang bersinyal dengan
lengan efektif satu lajur pada Simpang Darma dan dua lajur pada Simpang AMD
Batoh. Analisa EMP dan arus jenuh dasar digunakan persamaan linear regresi
berganda. Koefisien regresi diestimasi dengan menggunakan metode rata-rata
kuadrat terkecil (ordinary least square) dengan menggunakan software NLOGIT
0
5. Dari hasil penelitian diperoleh nilai EMP baru pada Simpang Darma yaitu
untuk jenis sepeda motor (MC) 0,22; becak mesin (RS) 0,70 dan kendaraan berat
(LV) 1,86. Sementara nilai EMP pada Simpang AMD Batoh untuk jenis sepeda
motor (MC) 0,22; becak mesin (RS) 1,03 dan kendaraan berat (HV) 1,42.
Selanjutnya untuk analisis arus jenuh dasar diperoleh dua model. Untuk model
pertama dengan tidak menggunakan konstanta yaitu S
= 421 We dan untuk
model yang kedua dengan menggunakan konstanta yaitu S
0
= 811 + 292 We.

Kata Kunci : Simpang bersinyal, ekivalensi mobil penumpang, regresi linier
berganda, ordinary least square, arus jenuh dasar.


0

A STUDY ON PASSENGER CAR EQUIVALENT (PCE) AND BASE
SATURATION FLOW AT SIGNALIZED INTERSECTION
(CASE STUDY AT INTERSECTION WITH ONE AND TWO
LANE AN EFFECTIVE APPROACHES IN BANDA ACEH)

By:
Muntazar
NIM : 1409200060038
Board of Supervisors :
1. Dr. Ir. M. Isya, M.T
2. Dr. Eng. Sugiarto, S.T.. M.Eng

ABSTRACT
Passenger car equivalent (PCE) is used to convert a variety sizes of vehicles into
passenger car unit (PCU). PCU is used to determine the number of vehicle which
is related traffic volume, capacity and level of service of intersection. Till now the
PCE from MKJI (1997) is widely used, which seems to have expired and where
the size of vehicle and driver characteristics are very different compared to the
current conditions. The base saturation flow based on traffic code MKJI (1997) is
defined using a formula So=600We. This equation defined by MKJI (1997) based
on the data in which observed and collected in years of 1992-1995. Therefore, this
equation needs to be revised by considering local traffic conditions in Banda
Aceh, especially at signalized intersections. The aim of this study is to calibrate
the PCEs for each type of vehicle (light vehicle, Motorcycle, rickshow and Heavy
Vehicle) and model the base saturation flow at a signal intersection with one lane
of effective arm at Darma Intersection and two lanes on AMD Batoh Intersection.
The analysis of PCE and base saturation flow is used the framework of a multiple
linear regression. Regression coefficients were estimated by using the ordinary
least square (OLS) method and the estimation procedures was performed by using
econometric package NLOGIT 5. The result from the analysis shows that a new
PCEs obtained at Dharma Intersectionwere 0.22, 0.70, and 1.86 for motorcycle
(MC), rickshaw (RS) and heavy vehicle (LV), respectively. The new PCEs
obtained from the analysis at AMD Batoh Intersection were 0.22, 1.03 and 1.42
for motorcycle (MC), rickshaw (RS) and heavy vehicle (HV), respectively.
Finally, two models of base saturation flow have been derived from the analysis.
That is simple model with and without regression intercept. As for simple model
without intercept is defined as So = 421We, and simple model with intercept is
derived as So = 811 + 292We.

Keywords: Signalized intersection, passenger car equivalent, a multiple linier
regression, ordinary least square, base saturation flow

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK