SIMULASI NUMERIK PENGARUH KONSTRUKSI GROIN TERHADAP PERUBAHAN GARIS PANTAI KOTA MEULABOH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

SIMULASI NUMERIK PENGARUH KONSTRUKSI GROIN TERHADAP PERUBAHAN GARIS PANTAI KOTA MEULABOH


Pengarang

Nailul Authar - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1204101010138

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Sipil (S1) / PDDIKTI : 22201

Penerbit

Banda Aceh : FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS SYIAH KUALA., 2017

Bahasa

Indonesia

No Classification

515

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Kemunduran garis pantai akibat abrasi yang terjadi pada pesisir Pantai Gampong Pasir Kota Meulaboh sudah menggangu pemukiman warga sekitar pantai, sehingga diperlukan suatu upaya untuk memperbaiki garis pantai tersebut. Alternatif yang dipilih sebagai struktur bangunan pengaman pantai untuk daerah pantai tersebut adalah groin. Model numerik dibutuhkan untuk memberikan gambaran mengenai proses sedimentasi yang terjadi serta menjadi salah satu cara yang dapat digunakan dalam upaya pengambilan keputusan terkait dengan penanganan yang perlu dilakukan. Tujuan dari penulisan Tugas Akhir ini adalah untuk melihat dampak pembangunan konstruksi groin terhadap perubahan garis pantai di wilayah pesisir Pantai Gampong Pasir Kota Meulaboh yang dipengaruhi oleh aktifitas gelombang dan arus. Simulasi dilakukan dalam dua skenario desain yaitu Tipe I dengan sudut 900 dan 700 terhadap garis pantai. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan data sekunder seperti batimetri, gelombang, angin dan pasang surut. Pengolahan data akan dilakukan dengan menggunakan pemodelan numerik Delft3D-FLOW dan Delft3D-WAVE. Dalam simulasi ini juga dibutuhkan Delft3D-RGFGRID dan Delft3D-QUICKIN yang berfungsi untuk membangun grid dan memasukkan data kedalaman. Pada penelitian ini menggunakan kombinasi dua buah grid yang berukuran 15 x 15 m dan 30 x 30 m . Setelah tiga tahun simulasi terhadap dua skenario tersebut diperoleh volume sedimentasi pada skenario pertama sebesar 12.966.238,61 m3 dengan laju sedimentasi 360.173,29 m3/bulan, sedangkan pada skenario kedua volume sedimentasi sebesar 13.656.004,04 m3 dengan laju sedimentasi yang terjadi 379.333,45 m3/bulan. Akibat pengaruh konstruksi groin, hasil simulasi menunjukan perubahan garis pantai maju dari sebelumnya dengan rata-rata kemajuan sebesar ± 150 m. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa groin yang paling efektif dalam menangkap sedimen adalah skenario desain groin 2 yang memiliki sudut 700 terhadap garis pantai dengan laju sedimentasi yang lebih besar dibanding skenario desain groin 1 yang memiliki sudut 900 terhadap garis pantai, maka skenario tersebut bisa dijadikan rekomendasi guna untuk memulihkan kondisi garis pantai di wilayah pesisir Pantai Gampong Pasir Kota Meulaboh.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK