IDENTIFIKASI DAN REMEDIASI MISKONSEPSI PADA KONSEP HUKUM NEWTON MENGGUNAKAN METODE EKSPERIMEN DI MAN DARUSSALAM | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

IDENTIFIKASI DAN REMEDIASI MISKONSEPSI PADA KONSEP HUKUM NEWTON MENGGUNAKAN METODE EKSPERIMEN DI MAN DARUSSALAM


Pengarang

Ria Zulvita - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1206103030055

Fakultas & Prodi

Fakultas KIP / Pendidikan Fisika (S1) / PDDIKTI : 84203

Penerbit

Banda Aceh : FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA., 2016

Bahasa

Indonesia

No Classification

370.152

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK
Zulvita, Ria. 2016. Identifikasi dan Remediasi Miskonsepsi pada konsep Hukum Newton Menggunakan Metode Eksperimen di MAN Darussalam. Skripsi, Jurusan Pendidikan Fisika, Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan, Universitas Syiah Kuala. Pembimbing;
(1) Dr. Abdul Halim, M.Si, (2) Dra. Elisa Kasli, M.Si

Kata Kunci: Identifikasi, remediasi, miskonsepsi, metode eksperimen, Hukum Newton

Penelitian yang berjudul Identifikasi dan Remediasi Miskonsepsi pada konsep Hukum Newton Menggunakan Metode Eksperimen di MAN Darussalam, peneliti bertujuan untuk mengetahui tingkat miskonsepsi siswa pada materi Hukum Newton dan meremediasikan miskonsepsi menggunakan metode eksperimen. Pada jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif. Subjek penelitian ini adalah siswa-siswi kelas X MIA 3 MAN Darussalam tahun ajaran 2016/2017 yang berjumlah 25 orang. Instrumen pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini berupa soal choice 4 option dengan menggunakan kriteria CRI (certainty Responden Index) dan alasan responden. Sedangkan untuk meremediasikan miskonsepsi menggunakan metode eksperimen. Hasil penelitian menunjukkan adanya miskonsepsi yang terjadi pada siswa dibuktikan dengan persentase rata-rata hasil yang didapat sebelum melakukan remediasi yaitu, siswa mengalami Tahu Konsep (TK) sebanyak 15,4%, siswa yang mengalami Not Confident (NC) sebanyak 7%, siswa yang mengalami Tidak Tahu Konsep (TTK) sebanyak 30% dan siswa yang mengalami Miskonsepsi (M) sebanyak 44,8%. Dan setelah melakukan remediasi persentase Rata-rata hasil persentase yang didapat setelah melakukan remediasi yaitu siswa mengalami Tahu Konsep (TK) sebanyak 30%, siswa yang mengalami Not Confident (NC) sebanyak 13,6%, siswa yang mengalami Tidak Tahu Konsep (TTK) sebanyak 27%% dan siswa yang mengalami Miskonsepsi (M) sebanyak 25,6%. Berdasarkan penelitian ini dapat disimpulkan bahwa metode eksperimen dapat mengurangi miskonsepsi yang terjadi pada siswa.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK