//

UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK METANOL DAUN PACAR KUKU (LAWSONIA INERMIS) TERHADAP PERTUMBUHAN BAKTERI ENTEROPATHOGENIC ESCHERICHIA COLI (EPEC)

BACA FULL TEXT ABSTRAK Pemesanan Versi cetak
Pengarang Khairunnisak - Personal Name
SubjectORAL HYGIENE - DENTISTRY
Bahasa Indonesia
Fakultas FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA
Tahun Terbit 2017

Abstrak/Catatan

ABSTRAK Pacar kuku (Lawsonia inermis) merupakan salah satu tanaman obat yang telah dimanfaatkan oleh masyarakat Indonesia. Uji aktivitas antibakteri ekstrak metanol daun pacar kuku terhadap bakteri Enteropathogenic Escherichia coli (EPEC) telah dilakukan di Laboratorium Mikrobiologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Syiah Kuala menggunakan metode difusi kertas cakram dengan variasi konsentrasi ekstrak yaitu 5, 10, 15 dan 20%. Hasil karakterisasi ekstrak metanol daun pacar kuku diperoleh kadar air sebesar 18,61 %, kadar abu total 0,27%, kadar sari larut air 21,74% dan kadar sari larut etanol 65,24%. Uji fitokimia menunjukkan bahwa ekstrak metanol daun pacar kuku mengandung senyawa kuinon, tanin, saponin, flavonoid, alkaloid dan steroid. Hasil uji aktivitas antibakteri dengan variasi konsentrasi ekstrak yaitu 5, 10, 15 dan 20% menunjukkan bahwa ekstrak metanol daun pacar kuku tidak dapat menghambat pertumbuhan bakteri EPEC. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa ekstrak metanol daun pacar kuku tidak memiliki aktivitas antibakteri terhadap bakteri EPEC. Kata kunci : Daun pacar kuku (Lawsonia inermis), Enteropathogenic Escherichia coli (EPEC), dan metode difusi kertas cakram. ABSTRACT Henna (Lawsonia inermis) has been used of Indonesian community as the traditional medicine. Antibacterial activity of methanol extract of henna’s leaves againt Enteropathogenic Escherichia coli (EPEC) bacterium had been conducted at Microbiology Laboratory, Medicine Faculty, Syiah Kuala University using disc diffusion method with various concentration of extracts were 5, 10, 15 and 20%. The characterization of methanol extract of henna’s leaves resulted the water content were 18,61%, total ash content were 0,27%, water soluble extract content were 21,74% and ethanol soluble extract content were 65,24%. Phytochemical test showed that methanol extract of henna’s leaves contain quinone, tannin, saponin, flavonoid, alkaloid and steroid. The result of the antibacterial activity tested with various concentration of extract with 5, 10, 15 and 20% showed that the methanol extract of henna’s leaves were not able to inhibited the growth of EPEC. Therefore, it can be concluded that methanol extract of henna’s leaves did not has antibacterial activity againts EPEC. Keywords: Henna leaves (Lawsonia inermis), Enteropathogenic Escherichia coli (EPEC), and disc diffusion method.

Tempat Terbit Banda Aceh
Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Share Social Media

Tulisan yang Relevan

AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK ETANOL DAUN PACAR KUKU (LAWSONIA RN INERMIS L.) TERHADAP PERTUMBUHAN ENTEROCOCCUS FAECALIS. (ichwanul muslim, 2014)

UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK METANOL DAUN SIRSAK (ANNONA MURICATA L.) TERHADAP PERTUMBUHAN BAKTERI ENTEROPATHOGENIC ESCHERICHIA COLI (EPEC) (Heppina Putri Surisa. Pa, 2018)

UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK METANOL DAUN JAMBLANG (SYZYGIUM CUMINI) TERHADAP PERTUMBUHAN BAKTERI ENTEROPATHOGENIC ESCHERICHIA COLI (EPEC) (Haryanti, 2017)

AKTIVITAS EKSTRAK METANOL DAUN MENGKUDU (MORINDA CITRIFOLIA L.) TERHADAP PERTUMBUHAN BAKTERI ESCHERICHIA COLI ISOLAT KLINIS (Sari Ismaniar, 2016)

PENGARUH EKSTRAK DAUN PACAR KUKU (LAWSONIA INERMIS) 7,5% TERHADAP PENYEMBUHAN ULKUS TRAUMATIK PADA MUKOSA ORAL (PENELITIAN PADA TIKUS MODEL) (Putri Rahmina, 2015)

  Kembali ke sebelumnya

Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi

   

© UPT. Perpustakaan Universitas Syiah Kuala 2015     |     Privacy Policy