//

HUBUNGAN SELF REGULATED LEARNING DENGAN PROKRASTINASI AKADEMIK SISWA DAN IMPLIKASINYA BAGI PELAYANAN BIMBINGAN KONSELING (SUATU PENELITIAN PADA SMP NEGERI BANDA ACEH)

BACA FULL TEXT ABSTRAK Pemesanan Versi cetak
Pengarang Seri Astuti - Personal Name
SubjectSTUDY METHODS
MOTIVATION -EDUCATIONAL PSYCHOLOGY
Bahasa Indonesia
Fakultas FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA
Tahun Terbit 2016

Abstrak/Catatan

ABSTRAK Kata kunci: Hubungan Strategi Self Regulated Learning, Prokrastinasi Akademik Siswa, Implikasi Pelayanan Bimbingan Konseling Penelitian yang berjudul “Hubungan Strategi Self Regulated Learning dengan Prokrastinasi Akademik Siswa dan Implikasinya bagi Pelayanan Bimbingan Konseling (Suatu Penelitian pada SMP Negeri Banda Aceh)” ini bertujuan untuk mengetahui gambaran self regulated learning, gambaran prokrastinasi akademik serta hubungan self regulated learning dengan prokrastinasi akademik siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa dari SMP Negeri 1, 2 dan 11 Banda Aceh sebanyak 1510 orang. Adapun yang menjadi sampel dalam penelitian ini dari ketiga sekolah tersebut yaitu sebanyak 233 siswa. Pengumpulan data pada penelitian kuantitatif menggunakan metode angket dengan skala 1-4. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa gambaran self regulated learning siswa cenderung memiliki tingkat yang tinggi dengan jumlah 219 orang dan persentase sebesar 94%. Gambaran prokrastinasi akademik siswa cenderung berada pada tingkatan rendah dengan jumlah sebanyak 156 orang dan persentase sebesar 67%. Adapun hubungan self regulated learning dengan prokrastinasi akademik siswa serta implikasinya bagi pelayanan bimbingan konseling, dapat diketahui dari tabel dengan nilai r tabel dengan df 232 (alpha = 0,05) maka ditemukan r hitung sebesar -0,742. Apabila dihubungkan dengan nilai r tabel (0,138) maka r hitung > r tabel atau -0,742 > 0,138. Artinya, self regulated learning mempunyai hubungan secara negatif dengan prokrastinasi akademik siswa. Dengan demikian dapat dinyatakan bahwa, self regulated learning mempunyai hubungan dengan prokrastinasi akademik siswa SMP Negeri Banda Aceh, namun ke arah yang negatif. Oleh karena itu, semakin tinggi self regulated learning pada siswa, maka semakin rendah prokrastinasi akademiknya. Sedangkan, implikasinya bagi pelayanan BK adalah dengan memberikan layanan konten, informasi, bimbingan kelompok dan konseling kelompok.

Tempat Terbit Banda Aceh
Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Share Social Media

Tulisan yang Relevan

EFEKTIVITAS LAYANAN KONSELING KELOMPOK DALAM MEREDUKSI PERILAKU PROKRASTINASI AKADEMIK SISWA DI SMA NEGERI 1 INGIN JAYA (Abdul Haris, 2017)

HUBUNGAN KEPEDULIAN ORANG TUA DENGAN PROKRASTINASI AKADEMIK PADA SISWA (SUATU PENELITIAN DI SMP NEGERI 1 MATANGKULI ACEH UTARA) (NURUL RAHMA, 2021)

KORELASI SELF-REGULATED LEARNING DENGAN INTENTITAS NONGKRONG DI WARUNG KOPI PADA MAHASIWA JURUSAN BIMBINGAN KONSELING UNIVERSITAS SYIAH KUALA (Devi Surasti, 2017)

HUBUNGAN ANTARA KEMANDIRIAN BELAJAR DENGAN PROKRASTINASI AKADEMIK PADA SISWA MADRASAH ALIYAH NEGERI DARUSSALAM (WATTINI, 2014)

HUBUNGAN SELF EFFICACY DAN SELF REGULATED LEARNING DENGAN PRESTASI AKADEMIK MAHASISWA FAKULTAS KEPERAWATAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA (SORAYATI DWI UTAMI, 2019)

  Kembali ke sebelumnya

Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi

   

© UPT. Perpustakaan Universitas Syiah Kuala 2015     |     Privacy Policy