KAJIAN EROSI DAN ARAHAN KONSERVASI DAS MEUREUDU MENGGUNAKAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS (SIG) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

KAJIAN EROSI DAN ARAHAN KONSERVASI DAS MEUREUDU MENGGUNAKAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS (SIG)


Pengarang

Ummi Kalsum - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1105106010009

Fakultas & Prodi

Fakultas Pertanian / Teknik Pertanian (S1) / PDDIKTI : 41201

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala., 2017

Bahasa

Indonesia

No Classification

627.58

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Erosi adalah suatu peristiwa hilang atau terkikisnya tanah atau bagian tanah dari suatu tempat yang terangkut ke tempat lain, baik disebabkan karena aliran air atau diterbangkan oleh angin. Aplikasi Sistem Informasi Geografis (SIG) sangat menarik untuk digunakan di berbagai bidang ilmu karena sangat efektif, dapat digunakan sebagai alat bantu, mampu menguraikan unsur-unsurdalam bentuk beberapa layer atau coverage data spasial, overlay(data erosivitashujan, petajenistanah, petakelerengan, petapenggunaanlahan) dan pembuatan peta. Sedangkandata laju bahaya erosi untuk mengetahui informasi dari laju bahaya erosi dan upaya konservasi lahan bertujuan untuk meminimalkan potensi erosi secara umum juga untuk meningkatkan produktivitas secara maksimal, memperbaiki lahan yang rusak/kritis. Tujuan pelaksanaan penelitian ini adalah untuk memperkirakan besarnya laju erosi dan menentukan tindakan konservasi yang sesuai untuk mengurangi bahaya erosi di DAS Meureudu.
Tahapanpenelitiandimulaidaripengumpulan data danpeta, selanjutnyamelakukananalisa data yang meliputi proses overlay petadan data menggunakansisteminformasigeografis, kemudianmenentukan laju bahaya erosi dan mengelompokkan berdasarkan kelas laju erosi, menentukan upaya konservasi yang sesuai untuk diterapkan di DAS Meureudu berdasarkan kelas laju bahaya erosi yang tertinggi.
Hasil penelitian menunjukkanlaju bahayaerosi pada DAS Meureuduberkategori Sangat Ringan seluas 19.455,90 ha (48,64persen), kategori Ringan seluas 15.583,21 ha (38,96 persen), sedangkan kategori Sangat Berat seluas 2.335,63 ha (5,84 persen).Total laju erosi sebesar 109,52 ton/ha/thn termasuk ke dalam kategori sedang. Konservasi yang diterapkan berupa Reboisasi dan kebun campuran dengan teras bangku sempurna, sehingga jumlah erosi menjadi 24,62 ton/ha/thn yang tergolong kategori ringan.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK