PENGGUNAAN TINDAK TUTUR DIREKTIF DALAM KHOTBAH NIKAH DI MASJID AGUNG AL MAKMUR BANDA ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

   

PENGGUNAAN TINDAK TUTUR DIREKTIF DALAM KHOTBAH NIKAH DI MASJID AGUNG AL MAKMUR BANDA ACEH


Pengarang

Elsa Jahra Yusuf - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1206102010046

Fakultas & Prodi

Fakultas KIP / Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (S1) / PDDIKTI : 88201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2017

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK


Kata kunci: tindak tutur direktif, khatib, khotbah nikah

Penelitian yang berjudul “Penggunaan Tindak Tutur Direktif dalam Khotbah Nikah di Masjid Agung Al Makmur Banda Aceh” ini bertujuan mendeskripsikan bentuk-bentuk penggunaan tindak tutur direktif dalam khotbah nikah di Masjid Agung Al Makmur Banda Aceh. Sumber data penelitian ini adalah tuturan khatib yang menyampaikan khotbah nikah pada bulan Juli tahun 2016. Data yang dianalisis berjumlah tiga teks khotbah nikah dengan topik yang berbeda. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan dengan menggunakan teknik simak bebas libat cakap, yaitu rekam dan catat. Data penelitian dianalisis secara kualitatif dengan memberi penjelasan terhadap data yang dikumpulkan berdasarkan teori tindak tutur direktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tuturan yang diucapkan oleh khatib saat menyampaikan khotbah nikah di Masjid Agung Al Makmur Banda Aceh mengandung tindak tutur direktif. Tindak tutur direktif tersebut disampaikan dalam berbagai bentuk. Bentuk tersebut meliputi tindak tutur direktif meminta, menyuruh, dan melarang. Bentuk tindak tutur direktif yang paling sering digunakan adalah bentuk tindak tutur direktif menyuruh dengan pernyataan keharusan yang ditandai dengan kata harus, dengan penanda suruhan yang ditandai dengan kata disuruh, dan dengan penanda lainnya seperti partikel lah.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK