KAJI EKSPERIMENTAL PRODUKTIFITAS KANDUNGAN BIJIH BESI DENGAN METODE DIRECT REDUCTION IRON (DRI) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

KAJI EKSPERIMENTAL PRODUKTIFITAS KANDUNGAN BIJIH BESI DENGAN METODE DIRECT REDUCTION IRON (DRI)


Pengarang

Muhammad Azmi - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1004102010007

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Mesin (S1) / PDDIKTI : 21201

Penerbit

Banda Aceh : FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS SYIAH KUALA., 2017

Bahasa

Indonesia

No Classification

620.17

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Peningkatan konsumsi baja dunia khususnya Indonesia mempengaruhi produktifitas industri baja nasional. Provinsi Aceh adalah salah satu daerah di Indonesia yang memiliki potensi bijih besi yang sangat besar, akan tetapi memerlukan sebuah metode untuk mengolah bijih besi tersebut. Salah satu teknologi yang digunakan untuk peleburan bijih besi adalah metode Direct Reduction Iron (DRI). Pada penelitian ini untuk meleburkan besi dengan cara membuat briket yaitu mencampurkan bijih besi dengan perekat batubara, ter, aspal dan bentonit, dengan perbandingan 80% bijih dan 20% perekat, terbentuk briket setelah di pres sampai tekanan 8 ton. Peleburan besi dengan menggunakan dapur pemanas listrik dimana temperatur di kontrol sekitar 750OC. Parameter yang dikaji dalam penelitian ini adalah fraksi penurunan massa briket bijih besi selama reduksi, fraksi penurunan massa yang tak tereduksi dan pengaruh jenis perekat terhadap kandungan fe. Kandungan Fe dianalisa berdasarkan hasil pengujian dengan Atomic Adsorbtion Spectrophotometer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa campuran perekat pada briket bijih besi mempengaruhi proses penurunan massa reduksi bijih besi dimana briket bijih besi berperekat ter mengalami penurunan massa yang sangat signifikan dibandingkan dengan briket yang lain yaitu sebesar 17.2 (%). Briket dengan perekat ter terjadi fraksi tak tereduksi sebesar 82.8 % lebih kecil di bandingkan dengan perekat yang lainnya. Analisa AAS menunjukkan bahwa kandungan Fe dalam bijih besi sebelum dan sesudah reduksi sebesar 39.6% dan 34.1%.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK