Optimalisasi Alokasi Daya Pada Sistem Komunikasi Kooperatif Menggunakan Protokol Amplify and Forward (AAF) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

Optimalisasi Alokasi Daya Pada Sistem Komunikasi Kooperatif Menggunakan Protokol Amplify and Forward (AAF)


Pengarang

Bunga - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0704105010002

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Elektro (S1) / PDDIKTI : 20201

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Teknik Elektro., 2013

Bahasa

Indonesia

No Classification

621.384

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

OPTIMALISASI ALOKASI DAYA PADA SISTEM KOMUNIKASI KOOPERATIF MENGGUNAKAN PROTOCOL AMPLIFY AND FORWARD (AAF)
ABSTRAK
Salah satu bentuk perkembangan sistem komunikasi wireless adalah sistem komunikasi kooperatif, dimana dalam prosesnya pengiriman sinyal informasi berupa paket data ke tujuannya melalui user lain yang disebut relay. Sistem komunikasi wireless sangat rentan terhadap fading yang menyebabkan pelemahan daya sinyal informasi. Oleh karena itu diperkenal sistem komunikasi kooperatif dimana salah satu teknik yang digunakan adalah teknik spatial diversity yang menggunakan multiple antenna virtual pada sisi penerima sebagai perantara. Hal ini bertujuan untuk mengurangi dampak dari fading yang dapat menurunkan kinerja sistem. Penelitian ini mengkaji optimalisasi alokasi daya pada sistem komunikasi kooperatif menggunakan protocol Amplify and Forward (AAF) untuk mentransmisikan datanya dengan daya yang seefisien mungkin, sekaligus memberikan hasil pengiriman sinyal informasi yang bagus dan mengatasi kanal fluktuatif. Tujuan penelitian ini adalah meningkatkan kinerja sistem Bit Error Rate (BER) pada sistem komunikasi kooperatif, serta meminimalkan BER menggunakan 3 relay pada sisi penerima. Parameter yang digunakan dalam optimalisasi alokasi daya adalah throughput, BER dan amplification (?). Dari simulasi yang dilakukan diperoleh perbandingan kinerja sistem berdasarkan hubungan BER terhadap SNR, untuk Direct (tanpa relay) BER yang dihasilkan lebih rendah dibandingkan dengan optimalisasi alokasi daya mengunakan protokol amplify and forward 3 relay. Dalam hal ini BER dan throughput meningkat seiring dengan pertambahan jumlah SNR dan jumlah relay serta mengurangi fading dalam sistem komunikasi kooperatif melalui optimalisasi alokasi daya, sehingga sinyal informasi diterima tujuan sesuai yang diinginkan.
Kata Kunci : Optimalisasi, Alokasi daya, komunikasi kooperatif, Amplify and forward.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK