HUBUNGAN ANTARA KEPATUHAN MINUM OBAT KELASI BESI DENGAN PERTUMBUHAN LINIER ANAK PENDERITA THALASEMIA BETA MAYOR DI SENTRAL THALASEMIA RSUD DR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

HUBUNGAN ANTARA KEPATUHAN MINUM OBAT KELASI BESI DENGAN PERTUMBUHAN LINIER ANAK PENDERITA THALASEMIA BETA MAYOR DI SENTRAL THALASEMIA RSUD DR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH


Pengarang

FANINA RIZKIA - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1307101010098

Fakultas & Prodi

Fakultas Kedokteran / Pendidikan Dokter (S1) / PDDIKTI : 11201

Penerbit

Banda Aceh : FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA., 2016

Bahasa

Indonesia

No Classification

616.152

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Kadar feritin yang tinggi menjadi salah satu faktor yang menyebabkan pertumbuhan terhambat pada pasien thalasemia ? mayor sehingga kelasi besi diharapkan dapat mencegah hal tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan kepatuhan minum obat kelasi besi dengan pertumbuhan linier anak penderita thalasemia ? mayor di Sentral Thalasemia RSUD dr. Zainoel Abidin Banda Aceh dengan menggunakan kuesioner MMAS-8 dan mengukur tinggi badan anak. Jenis penelitian ini adalah analitik observasional dengan pendekatan cross sectional. Sampel pada penelitian ini adalah pasien thalasemia ? mayor usia 6 sampai 18 tahun yang diambil pada bulan Juli dan September 2016. Pengambilan sampel menggunakan teknik accidental sampling. Jumlah responden yang didapatkan pada penelitian ini adalah 40 pasien dimana 5 (12,5%) pasien memiliki tingkat kepatuhan minum obat yang tinggi, 3 (7,5%) pasien dengan tingkat kepatuhan sedang, dan 32 (80%) pasien dengan tingkat kepatuhan rendah. Sebanyak 15 (37,5%) pasien memiliki tingggi badan di atas persentil 3 sedangkan 25 (62,5%) pasien lainnya di bawah persentil 3. Data dianalisis secara statistik dengan uji Mann Whitney dan hasil menunjukkan nilai p = 0,575 (p > 0,05). Disimpulkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara kepatuhan minum obat kelasi besi dengan pertumbuhan linier anak penderita thalasemia ? mayor di Sentral Thalasemia RSUD dr. Zainoel Abidin Banda Aceh.
Kata kunci: thalasemia ? mayor, kepatuhan minum obat, pertumbuhan linier

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK