PERUBAHAN NILAI SOSIAL MASYARAKAT GAMPONG PULOT KECAMATAN LEUPUNG KABUPATEN ACEH BESAR PASCA 10 TAHUN BENCANA GEMPA BUMI DAN TSUNAMI ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    THESES

PERUBAHAN NILAI SOSIAL MASYARAKAT GAMPONG PULOT KECAMATAN LEUPUNG KABUPATEN ACEH BESAR PASCA 10 TAHUN BENCANA GEMPA BUMI DAN TSUNAMI ACEH


Pengarang

Fachrul Razi - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1109200140009

Fakultas & Prodi

Fakultas Pasca Sarjana / Ilmu Kebencanaan (S2) / PDDIKTI : 61104

Penerbit

Banda Aceh : Prog. Magister Ilmu Kebencanaan Unsyiah., 2016

Bahasa

Indonesia

No Classification

303.485

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Bencana gempa bumi dan tsunami pada tahun 2004 yang lalu, memberi dampak yang sangat besar bagi Gampong Pulot Kecamatan Leupung Kabupaten Aceh Besar, menghancurkan seluruh pemukiman warga, infrastruktur publik hancur, ekonomi, sosial dan kerusakan lingkungan yang sangat parah. Selama masa rehabilitasi dan rekonstrusi pasca bencana gempa bumi dan tsunami telah menimbulkan berbagai macam permasalahan, diantaranya 1) perubahan nilai sosial pada masyarakat pasca 10 tahun bencana gempa bumi dan tsunami Aceh
2004, 2) dampak bantuan (cash for work) yang diberikan kepada masyarakat masa rehabilitasi dan rekonstruksi terhadap perubahan sosial.
Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian descriptive kualitatif dengan teknik interview untuk mendapatkan data informasi dari berbagai narasumber. Data yang digunakan terdiri dari jenis data primer dan sekunder.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa, pasca bencana gempa bumi dan tsunami Aceh 2004, telah terjadi perubahan nilai-nilai sosial masyarakat di Gampong Pulot, antara lain perubahan penghormatan terhadap orang tua mulai menurun, tingkat partisipasi masyarakat dalam dalam kegiatan gotong royong semakin berkurang dengan berbagai alasan, rendahnya motivasi kerja dalam pembangunan gampong dan lemahnya tanggung jawab sosial diakibatkan oleh ketergantungan masyarakat akan bantuan. Perempuan semakin terbuka dalam menyampaikan pendapat menunjukkan sikap masyarakat semakin demokratis. Secara tidak langsung program cash for work memiliki dampak positif dan negatif bagi masyarakat. Positifnya, terpenuhi kebutuhan pokok keluarga. Negatifnya, pasca
berakhirnya program cash for work tersebut tingkat partisipasi masyarakat dalam pelaksanaan pembangunan di gampongnya mengalami penurunan hal ini terlihat dari mulai memudarnya budaya gotong royong yang melekat pada anggota masyarakat di Gampong Pulot.

Kata kunci : Bencana, Perubahan nilai sosial, dan cash for work.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK