HUBUNGAN ANTARA GEJALA DEPRESI DENGAN TEKANAN DARAH PADA PENDERITA HIPERTENSI LANJUT USIA DI POLIKLINIK PENYAKIT DALAM RSUD DR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

   

HUBUNGAN ANTARA GEJALA DEPRESI DENGAN TEKANAN DARAH PADA PENDERITA HIPERTENSI LANJUT USIA DI POLIKLINIK PENYAKIT DALAM RSUD DR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH


Pengarang

Qurratu Aini Azkia - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1307101010149

Fakultas & Prodi

Fakultas Kedokteran / Pendidikan Dokter (S1) / PDDIKTI : 11201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2017

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK
Hipertensi pada lansia merupakan salah satu penyakit degeneratif yang dapat mempengaruhi kondisi fisiologi, psikologi, dan sosial. Jika hipertensi tidak tertangani dengan baik maka dapat memperburuk tekanan darah. Gejala depresi, penyakit penyerta, mekanisme koping, dan dukungan keluarga dapat mempengaruhi tekanan darah penderita hipertensi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan antara gejala depresi, adanya penyakit penyerta, mekanisme koping, dan dukungan keluarga dengan tekanan darah pada penderita hipertensi pasien lanjut usia di Poliklinik Penyakit Dalam RSUD Zainoel Abidin dengan menggunakan data primer berupa pengukuran tekanan darah dan wawancara terpimpin kepada penderita hipertensi, dan data sekunder yaitu rekam medis pada bulan November 2016. Penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional dengan desain cross sectional. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik quota sampling selama 1 bulan, didapatkan 60 responden yang memenuhi kriteria inklusi. Hasil penelitian ini menunjukkan kejadian depresi (40 %), adanya penyakit penyerta ( 76,6 %), mekanisme koping baik ( 63,4 %), dan dukungan keluarga baik ( 78,3 %). Hasil analisis dengan uji chi square menunjukkan terdapat hubungan antara depresi dengan tekanan darah(p = 0,008), tidak terdapat hubungan antara adanya penyakit penyerta dengan tekanan darah (p = 0,069), terdapat hubungan antara mekanisme koping dengan tekanan darah (p = 0,005), dan terdapat hubungan antara dukungan keluarga dengan tekanan darah (p = 0,049). Penelitian ini diharapkan dapat memberikan edukasi kepada lansia untuk mengurangi kejadian depresi dan mengontrol tekanan darah secara rutin sehingga dapat mencegah terjadinya komplikasi lebih lanjut.

Kata Kunci : Lanjut usia, hipertensi, tekanan darah, depresi, penyakit penyerta, mekanisme koping, dukungan keluarga.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK