//

ANALISIS EROSI LAHAN PADA DAERAH ALIRAN SUNGAI BAKONGAN ACEH SELATAN

BACA FULL TEXT ABSTRAK Pemesanan Versi cetak
Pengarang Syafiyah Veronika P - Personal Name
SubjectLAND CONSERVATION
EROSION - AGRICULTURE
Bahasa Indonesia
Fakultas FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS SYIAH KUALA
Tahun Terbit 2016

Abstrak/Catatan

Dari Data Informasi Bencana Indonesia (DIBI) yang dikeluarkan oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), bencana banjir selalu terjadi setiap tahun di Kabupaten Aceh Selatan. Tercatat ada 5 kejadian banjir dalam kurun waktu 2014-2016 di kabupaten ini. Telah rusaknya kawasan hutan ditambah dengan curah hujan yang tinggi adalah merupakan faktor penyebab bencana banjir yang terjadi di daerah ini. Selain itu curah hujan yang tinggi dan pengolahan lahan yang tidak sesuai dapat menyebabkan erosi lahan yang berujung pada penyumbatan saluran alam maupun buatan dan mengakibatkan banjir. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis besaran erosi yang merupakan salah satu faktor penyebab banjir yang terjadi di daerah ini. Penelitian ini menggunakan rumus Universal Soil Loss Equation (USLE) dengan bantuan perangkat lunak berbasis Sistem Informasi Geografis (SIG). Pada perangkat SIG, komponenkomponen yang dibutuhkan untuk perhitungan erosi (seperti data curah hujan, jenis tanah, jenis tutupan lahan dan kemiringan lereng) akan diubah kedalam bentuk peta, lalu kemudian dilakukan analisis tumpang-tindih (overlay) agar didapatkan nilai erosinya. Daerah yang menjadi tinjauan pada penelitian ini adalah Daerah Aliran Sungai (DAS) Bakongan, Kabupaten Aceh Selatan. DAS Bakongan mempunyai luas daerah sebesar 38.899,034 ha. Elevasi tertinggi DAS berada di Kec. Kota Bahagia dan elevasi terendah pada bagian hilir DAS Bakongan di muara Kr. Bakongan. Mayoritas tutupan lahan pada DAS Bakongan adalah hutan lahan kering dan semak belukar. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan total erosi yang terjadi di DAS Bakongan adalah 740,421 ton/ha/thn. Dengan sebaran erosi tiap subdasnya adalah subdas Bakongan sebesar 111,664 ha/ton/thn, subdas Kota Bahagia sebesar 146,61 ha/ton/thn, subdas Trumon sebesar 110,532 ha/ton/thn, subdas Laut Blanko sebesar 129,437 ha/ton/thn dan terakhir pada subdas D. Blanko terjadi erosi sebesar 146,61 ha/ton/thn. Kata kunci: Curah Hujan, Erosi Lahan, Universal Soil Loss Equation, Sistem Informasi Geografi

Tempat Terbit Banda Aceh
Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Share Social Media

Tulisan yang Relevan

ANALISIS SEBARAN EROSI LAHAN DAN UPAYA KONSERVASI DAS DENGAN SISTEM VETIVERRN(STUDI KASUS DAS KRUENG TEUNGKU KECAMATAN SEULIMUMRNKABUPATEN ACEH BESAR) (MUHAMMAD IKHSAN, 2014)

STUDI SEDIMENTASI DAN EROSI LAHAN PADA DAS SEUNAGAN KABUPATEN NAGAN RAYA (Dian Safiana, 2018)

PENGARUH KERAPATAN ALUR (RILL DENSITY) PADA LAHAN TANPA VEGETASI TERHADAP ESTIMASI EROSI DENGAN METODE USLE (Arief Adkha Santoso, 2017)

ANALISIS SPATIAL KEKRITISAN LAHAN DAERAH ALIRAN SUNGAI KRUENG BARO (Fachra Muharyanda, 2016)

PENGARUH KEBERADAAN ALUR (RILL) DALAM SUATU DAS TERHADAP ESTIMASI EROSI DENGAN METODE USLE (Annisa Savitri, 2016)

  Kembali ke sebelumnya

Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi

   

© UPT. Perpustakaan Universitas Syiah Kuala 2015     |     Privacy Policy