KERAPATAN EDELWEIS (ANAPHALIS JAVANICA) DI GUNUNG BURNI TELONG BENER MERIAH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

KERAPATAN EDELWEIS (ANAPHALIS JAVANICA) DI GUNUNG BURNI TELONG BENER MERIAH


Pengarang

Milda Gemasih - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1206103010091

Fakultas & Prodi

Fakultas KIP / Pendidikan Biologi (S1) / PDDIKTI : 84205

Penerbit

Banda Aceh : FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA., 2016

Bahasa

Indonesia

No Classification

627.12

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Abstak
Gemasih, Milda. 2016. Kerapatan Edelweis (Anaphalis javanica) Di Gunung Burni Telong Bener Meriah. Skripsi jurusan Pendidikan Biologi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Syiah Kuala. Pembimbing
(1) Dr. Djufri, M.Si, (2) Drs. Supriatno, M.Si., Ph.D
Kata kunci: Kerapatan, Edelweis (Anaphalis javanica), Gunung Burni Telong
Gunung Burni Telong merupakan satu diantara gunung-gunung di Indonesia yang merupakan habitat edelweis (Anaphalis javanica). Keberadaan edelweis di gunung Burni Telong pada beberapa tahun terakhir mulai terancam kelestariannya karena perambahan oleh pendaki gunung. Berdasarkan hal tersebut maka perlu dilakukan penelitian tentang kerapatan tumbuhan edelweis di gunung Burni Telong Bener Meriah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jumlah kerapatan tumbuhan Anaphalis javanica di gunung Burni Telong Bener Meriah serta mengetahui faktor abiotik yang mempengaruhi kerapatan tumbuhan edelweis tersebut. Penelitian ini dilaksanakan di gunung Burni Telong Bener Meriah pada bulan juli 2016. Penelitian ini bersifat deskriftif kuantitatif. Pengambilan sampel dilakukan dengan membagi 3 stasiun berdasarkan ketinggian yang berbeda dengan membuat tiga plot sampling berukuran 2m x 2m dengan tiga kali ulangan. Faktor lingkungan yang diamati meliputi suhu udara, cahaya, kelembaban udara, dan kecepatan angin. Hasil penelitian menemukan 1.435 edelweis/ha. Semua variabel independen (suhu, cahaya, kelembaban dan kecepatan angin) tidak mempunyai korelasi yang erat terhadap variabel bebas. kerapatan edelweis (Anaphalis javanica) di Gunung Burni Telong Bener Meriah.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK