ANALISIS DAN UPAYA MEREDUKSI MISKONSEPSI SISWA MELALUI PENGEMBANGAN MODUL DAN MEDIA ANIMASI PADA MATERI SISTEM PEREDARAN DARAH DI SMAN 5 KOTA BANDA ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

   

ANALISIS DAN UPAYA MEREDUKSI MISKONSEPSI SISWA MELALUI PENGEMBANGAN MODUL DAN MEDIA ANIMASI PADA MATERI SISTEM PEREDARAN DARAH DI SMAN 5 KOTA BANDA ACEH


Pengarang

Cut Ratna Dewi - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1309200150025

Fakultas & Prodi

Fakultas / / PDDIKTI :

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2016

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya miskonsepsi siswa pada
pelajaran biologi materi sistem peredaran darah, sub-konsep yang paling banyak
terdapat miskonsepsi pada siswa, serta perbedaan pengurangan miskonsepsi siswa
dan peningkatan hasil belajar siswa antara pembelajaran dengan menggunakan
modul dan animasi dengan pembelajaran konvensional pada materi sistem
peredaran darah di SMAN 5 Kota Banda Aceh. Penelitian ini telah dilaksanakan
di SMAN 5 Kota Banda Aceh mulai bulan Nopember 2015 hingga Mei 2016.
Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI MIA di SMAN 5 Kota Banda
Aceh yang berjumlah 105 orang siswa. Sampel yang digunakan adalah siswa
kelas XI MIA3 dan XI MIA4 yang berjumlah 49 orang siswa. Metode yang
digunakan adalah metode True Experiment dengan desain Pre-Test Post-Test
Control Group Design. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa
berupa tes diagnostik berbentuk Three Tier Test yang dilengkapi dengan metode
Certainty of Response Index (CRI). Analisis data menggunakan uji t. Hasil uji t
menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara kelas eksperimen
dan kelas kontrol dengan ttabel = 2,02 dan thitung = 4,135 (sig. 0,000 < 0,05). Siswa
mengalami miskonsepsi pada keseluruhan konsep pada materi sistem peredaran
darah. Sub konsep yang paling banyak menimbulkan miskonsepsi pada siswa
adalah golongan darah (54,17%), dan yang paling sedikit adalah sub-konsep
mekanisme pembekuan darah (37,50%). Maka dapat disimpulkan bahwa terdapat
perbedaan pengurangan miskonsepsi dan peningkatan hasil belajar yang
signifikan antara pembelajaran menggunakan modul dan animasi dengan
pembelajaran konvensional pada materi sistem peredaran darah di SMAN 5 Kota
Banda Aceh.
Kata Kunci: Miskonsepsi siswa, Modul, Media Animasi, Sistem Peredaran
Darah

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK