//

ANALISIS FRAMING BERITA 'KOIN UNTUK AUSTRALIA' (STUDI KOMPARATIF PADA MEDIA ONLINE BBC.COM DAN TRIBUNNEWS.COM)

BACA FULL TEXT ABSTRAK Pemesanan Versi cetak
Pengarang Muhammad Gustianda Yaumil - Personal Name

Abstrak/Catatan

Penelitian ini berjudul “Analisis Framing Berita „Koin Untuk Australia‟ (Studi Komparatif pada Media Online BBC.com dan Tribunnews.com”. Rumusan masalah pada penelitian ini adalah bagaimana media online BBC.com dan Tribunnews.com membingkai berita „Koin untuk Australia‟ berdasarkan analisis framing Robert N. Entman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk pembingkaian berita „Koin untuk Australia‟ di media online BBC.com dan Tribunnews.com. Peneliti memilih 2 berita dari media online BBC.com dan 2 berita dari media online Tribunnews.com. Pendekatan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Penelitian ini menggunakan Analisis Framing model Robert N. Entman, dengan menjabarkan bagaimana media online membingkai atau mengkontruksi berita melalui empat perangkat, yaitu Define Problems, Diagnose Cause, Make Moral Judgement, dan Treatment Recommendation, dengan menggunakan teori konstruksi. Hasil dari analisis ini adalah bahwa kedua media online ini memiliki frame yang berbeda. BBC.com menilai bahwa PM Tony Abbot merasa kecewa terhadap sikap pemerintah Indonesia yang menjatuhkan hukuman mati kepada kedua warga Australia dan melupakan bantuan kemanusiaan yang telah diberikan oleh Australia pada tahun 2004 silam. BBC.com mengungkapkan bahwa bantuan kemanusiaan tersebut sudah pantas untuk memaafkan kedua warga negara Australia dan layak dibebaskan dari hukuman mati. Sedangkan Tribunnews.com yang menilai bahwa PM Australia tidak seharusnya mengaitkan bantuan kemanusiaan dengan kedua warga negara Australia yang dieksekusi mati di Indonesia dan hanya ingin mengaitkan bantuan yang diberikan ke Indonesia sebagai bahan tawar menawar agar dapat membebaskan kedua warga negara mereka dari hukuman mati di Indonesia. Tribunnews.com mengungkapkan seharusnya pemerintah Australia paham akan hukum yang berlaku di setiap negara. Kata Kunci : Media online, Analisis Framing Robert N. Entman, BBC.com, Tribunnews.com

Tempat Terbit
Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Share Social Media

Tulisan yang Relevan

ANALISIS FRAMING PEMBERITAAN LESBIAN, GAY, BISEKSUAL, DAN TRANSGENDER (LGBT) PADA MEDIA ONLINE REPUBLIKA.CO.ID DAN TEMPO.CO (Murti Ali Lingga, 2018)

ANALISIS FRAMING PEMBERITAAN KASUS PEMERKOSAAN OLEH REYNHARD SINAGA DI MEDIA ONLINE KOMPAS DAN THE GUARDIAN (LIA CAESARINA, 2021)

ANALISIS FRAMING PEMBERITAAN KASUS KORUPSI E-KTP OLEH SETYA NOVANTO DI CNNINDONESIA.COM DAN VIVA.CO.ID (Denny Elvras Jaya, 2019)

PEMBERITAAN MUSLIM CYBER ARMY DI MEDIA ONLINE (ANALISIS FRAMING TERHADAP REPUBLIKA ONLINE) (Muhammad Afif, 2018)

ANALISIS FRAMING PEMBERITAAN IKLAN BANNER DI MALAYSIA “PECAT TENAGA KERJA INDONESIA” DI SITUS BERITA TEMPO.CO DAN DETIK.COM (Cut Melia Putri, 2016)

  Kembali ke sebelumnya

Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi

   

© UPT. Perpustakaan Universitas Syiah Kuala 2015     |     Privacy Policy