//

MAKNA DAN FUNGSI SIMBOLISASI AL-QUR'AN GADANG KAMPUNG DALAM BAGI MASYRAKAT (STUDI DI KAMPUNG DALAM KECAMATAN LABUHAN HAJI KABUPATEN ACEH SELATAN)

BACA FULL TEXT ABSTRAK Pemesanan Versi cetak
Pengarang JULNAIDI - Personal Name

Abstrak/Catatan

ABSTRAK Al-Qur’an merupakan kitab suci bagi umat islam. Kehadiran Al-Qur’an dalam kehidupan memiliki tujuan yang terpadu dan menyeluruh, bukan sekadar pendekatan religius bersifat ritual dan mistik yang dapat menimbulkan formalitas dan kegersangan. Di kalangan masyarakat daerah Labuhan Haji terdapat cara tersendiri dalam merespons, berinteraksi, dan memfungsikan sebuah Al-Qur’an yang sudah di anggap keramat (sakral). Sehinga tidak heran masyarakat begitu memuliakan dan diistimewakan Al-Qur’an tersebut. Selain itu, warga juga kerab di jadikan Al-Qur’an tersebut sebagai sarana untuk bernazar, dan sarana ritual upacara adat dan keagamaan. Oleh sebab itu, maka penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang makna dan fungsi simbolisasi Al-Qur’an Gadang Kampung Dalam, dan mengapa masyarakat Labuhan Haji sangat memuliakan dan mengistimewakan keberadaan Al-Qur’an tersebut. Untuk menjawab pertanyaan tersebut, penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif, untuk menganalisis penelitian ini, peneliti menggunakan teori interaksionisme simbolik oleh Blumer. Kemudian pengumpulan data melalui teknik observasi partisipan, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Sedangkan penggalian data bersumber dari informan dan situasi sosial masyarakat melalui teknik snowball sampling. Dan selanjutnya untuk proses analisis data mengikuti reduksi data, sajian data, dan penarikan kesimpulan. Dengan metode penelitian di atas, hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa: Pertama, Al-Quran Gadang Kampung Dalam sudah menjadi simbol kekeramatan (sacral), karena dapat memberi “kemukjizatan” pada kehidupan masyarakat, yang diyakini dapat menyembuhkan orang sakit, menghilangkan hama pada tanaman padi, dan dapat membuktikan sumpah seseorang. Kedua; adapun makna dan fungsi simbolisasi Al-Qur’an Gadang Kampung Dalam yaitu: sebagai sumber ajaran agama dalam pengajian majelis taklim, sebagai elemen penting dalam kegiatan ritual dan seremoni upacara adat dan keagamaan, dan sebagai sarana mistis yaitu simbol kekeramatan (sacral). Dengan demikian simbolisasi yang terdapat pada Al-Qur’an Gadang Kampung Dalam ini telah menunjukkan perilaku orang-orang dan masyarakat di daerah Labuhan Haji dan juga sekitarnya dalam beradaptasi dan berinteraksi dengan Al-Qur’an tersebut. Kata Kunci : Makna, fungsi, simbol, Al-Qur’an Kampung Dalam.

Tempat Terbit
Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Share Social Media

Tulisan yang Relevan

SENI TUTUR NANGA-NANGA DI DESA KAMPUNG AIE KECAMATAN SIMEULUE TENGAH KABUPATEN SIMEULUE (RILKY TRIANOV, 2018)

PENETAPAN MAHAR BAGI PEREMPUAN DI DESA KAMPUNG PAYA, KECAMATAN KLUET UTARA, KABUPATEN ACEH SELATAN (RIDA ALFIDA, 2016)

KOMPOSISI EPIFAUNA BERDASARKAN SUBSTRAT DASAR PERAIRAN DI KAWASAN PESISIR KECAMATAN TAPAKTUAN DAN LABUHAN HAJI KABUPATEN ACEH SELATAN (Gita viadanti . A, 2015)

PERBEDAAN KEMAMPUAN PERMAINAN BOLA VOLI ANTARA SMA NEGERI 1 MEUKEK DENGAN SMA NEGERI 1 LABUHAN HAJI TIMUR KABUPATEN ACEH SELATAN (yusferizal, 2014)

PERHITUNGAN KEBUTUHAN LAHAN PARKIR PELABUHAN PENYEBERANGAN LABUHAN HAJI ACEH SELATAN (S.M.M. Abdul Aziz Qalil, 2018)

  Kembali ke sebelumnya

Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi

   

© UPT. Perpustakaan Universitas Syiah Kuala 2015     |     Privacy Policy