IDENTIFIKASI STRUKTUR BAWAH PERMUKAAN MENGGUNAKAN METODE GEOLISTRIK RESISTIVITAS DAN INDUCED POLARIZATION (IP) PADA AREA PEMBANGUNAN JEMBATAN KRUENG KALENG, SABET, ACEH JAYA | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

   

IDENTIFIKASI STRUKTUR BAWAH PERMUKAAN MENGGUNAKAN METODE GEOLISTRIK RESISTIVITAS DAN INDUCED POLARIZATION (IP) PADA AREA PEMBANGUNAN JEMBATAN KRUENG KALENG, SABET, ACEH JAYA


Pengarang

Redhani Gemasih - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1204107010018

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Geofisika (S1) / PDDIKTI : 33201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2016

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Penelitian untuk mengidentifikasi struktur bawah permukaan berdasarkan nilai resistivitas dan nilai chargebilitas telah dilakukan di area pembangunan jembatan Krueng Kaleng, Desa Sabet, Kecamatan Jaya, Kabupaten Aceh Jaya menggunakan metode geolistrik resistivitas dan induced polarization (IP) dengan konfigurasi Wenner-Schlumberger. Penelitian ini dilakukan pada tiga lintasan untuk masing-masing dengan spasi antar elektroda 5 meter, dan total panjang lintasan sepanjang 195 meter. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui struktur bawah permukaan area penelitian dengan melakukan pengolahan, pemodelan dan interpretasi berdasarkan data resistivitas dan chargeabilitas didapat. Berdasarkan hasil pengolahan data dengan menggunakan Software Res2dinv diperoleh kedalaman hingga 55 meter di bawah permukaan. Pada lintasan geolistrik LTJ 1 diperoleh empat lapisan, yaitu lapisan zona pelapukan dengan nilai ? 50 – 200 ?m, lapisan pasir berlempung dengan nilai ? 5 – 50 ?m, lapisan lempung dengan nilai ? 5 – 10 ?m dan lapisan batu gamping dengan nilai ? 500 – 2000 ?m. Pada LTJ 2 diperoleh tiga jenis lapisan, yaitu lapisan zona sedimentasi dengan nilai ? 80 – 200 ?m, lapisan lempung ? 5 – 35 ?m, dan lapisan batu gamping ? 400 – 2000 ?m. Pada LTJ 3 diperoleh dua lapisan, yaitu lapisan lempung ? 5 – 50 ?m, dan lapisan basal ? 100 – 1000 ?m. Sedangkan lintasan LIP 1 diperoleh tiga lapisan, yaitu lapisan pasir berlempung dengan nilai chargeabilitas M 3 – 12 ms, lapisan lempung M 50 ms, dan lapisan batu gamping M 10 – 20 ms. Pada lintasan LIP 2 diperoleh dua lapisan yaitu lapisan batu gamping dengan nilai M 10 -20 ms dan lapisan lempung dengan nilai M > 50 ms. Dan pada lintasan LIP 3 diperoleh dua lapisan yaitu lapisan lempung dengan nilai M > 50 ms dan lapisan basal dengan nilai M 4 – 40 ms. Untuk hasil yang lebih akurat mengenai identifikasi struktur bawah permukaan pada daerah penelitian perlu dilakukan penelitian lebih lanjut.

Kata Kunci : Resistivitas, Chargeabilitas, Wenner-Schlumberger, Induksi Polarisasi (IP),

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK