//

PEMODELAN STRUT PADA DINDING BATA DALAM ANALISIS KINERJA BANGUNAN TIPIKAL KOTA BANDA ACEH DENGAN MENGGUNAKAN METODE PUSHOVER

BACA FULL TEXT ABSTRAK Pemesanan Versi cetak
Pengarang Muhammad Bahagia - Personal Name

Abstrak/Catatan

Umumnya bangunan yang ada di Kota Banda Aceh adalah bangunan pertokoan dengan struktur portal terbuka dan portal dengan dinding pasangan bata. Gempa bumi merupakan salah satu bentuk dari beban, khususnya beban lateral yang membebani struktur. Struktur portal terbuka sendiri lemah dalam menahan gaya lateral. Penggunaan dinding pasangan bata dapat meningkatkan kekakuan pada struktur bangunan. Untuk memperhitungkan kekuatan dan kekakuannya, pasangan dinding bata dapat dimodelkan sebagai strut. Dinding berfungsi sebagai pembatas antar ruangan bangunan dan juga pembatas ruangan dengan bagian tepi bangunan. Keberadaan dinding bata sebagai pengisi pada portal, menyebabkan perilaku portal yang menggunakan dinding berbeda bila dibandingkan dengan perilaku portal tanpa dinding pasangan bata. Saat ini tengah berkembang konsep perencanaan berbasis kinerja (performance based design). Menggunakan teknik analisis non-linier dengan menggunakan metode pushover. Analisis pushover adalah analisis dengan pembebanan secara bertahap. Dalam pemodelan ini, nilai kekuatan dinding didapat dengan empat pemodelan strut, yaitu dengan menggunakan 1 strut (MS1); 2 strut (MS2); 3 strut (MS3); dan model yang tidak menggunakan strut (MS0). Penelitian dimulai dengan mengumpulkan data dari bangunan pertokoan yang ditinjau. Data tersebut menjadi dasar untuk perhitungan analisis. Nilai dari hitungan tersebut akan digunakan untuk pemodelan strut. Tahapan pemodelan tersebut dimulai dengan menyusun titik koordinat hingga membentuk portal 2 dimensi, dilanjutkan dengan memodelkan penampang kolom, balok dan strut. Kemudian memasukkan nilai beban, dan nilai sendi plastis. Analisis pushover dilakukan berdasarkan standar ATC-40, FEMA 356 dan FEMA 440 dengan menggunakan bantuan software SAP2000. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa kekakuan portal bangunan dengan menggunakan analisis strut lebih besar dibandingkan dengan portal tanpa strut. Pada pemodelan MS1 dan MS2 dapat diketahui bahwa kegagalan bangunan masuk dalam kategori immediate occupancy (IO). Pada pemodelan MS3 dapat diketahui bahwa kegagalan bangunan masuk dalam kategori life safety (LS), sedangkan pada pemodelan MS0 diketahui bahwa kegagalan bangunan masuk dalam kategori collapse prevention (CP). Kata kunci: dinding bata, strut, analisis pushover, kinerja bangunan

Tempat Terbit
Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Share Social Media

Tulisan yang Relevan

KONTRIBUSI DINDING BATA TERHADAP KINERJA STRUKTUR SPACE FRAME DENGAN METODE PUSHOVER (STUDI KASUS PADA GEDUNG IKATAN ALUMNI UNIVERSITAS SYIAH KUALA) (Agung Mardhika, 2018)

KINERJA TIPIKAL BANGUNAN BETON BERTULANG BERDINDING BATA MERAH DI KOTA BANDA ACEH (SUATU PERMODELAN PORTAL 2 DIMENSI DENGAN MEMVARIASIKAN KEKUATAN STRUT) (Fadliansyah Maulana, 2016)

PENGARUH BUKAAN PINTU PADA DINDING BATA TERHADAP KAPASITAS DAN KEKAKUAN PORTAL BAJA DALAM MENAHAN BEBAN LATERAL (Nurul Hidayati, 2017)

PENGARUH BUKAAN JENDELA PADA DINDING BATA TERHADAP KAPASITAS DAN KEKAKUAN PORTAL BAJA DALAM MENAHAN BEBAN LATERAL (Julia Maidar, 2016)

ANALISIS KERUNTUHAN BANGUNAN TIPIKAL BETON BERTULANG BERDINDING BATA MERAH DI KOTA BANDA ACEH DENGAN MENGGUNAKAN METODE ANALISIS PUSHOVER (SUATU PEMODELAN DENGAN MENGGUNAKAN PANJANG SENDI PLASTIS YANG BERBEDA) (Putri Ulvia Rahmah, 2016)

  Kembali ke sebelumnya

Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi

   

© UPT. Perpustakaan Universitas Syiah Kuala 2015     |     Privacy Policy