//

HUBUNGAN TINGKAT KEKERUHAN LENSA PENDERITA KATARAK SINILIS TERHADAP TAJAM PENGLIHATAN POST OPERASI KATARAK SINILIS DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH DR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH

BACA FULL TEXT ABSTRAK Pemesanan Versi cetak
Pengarang m fadhil syafridon - Personal Name

Abstrak/Catatan

ABSTRAK Katarak senilis merupakan penyakit yang sudah dikenal sejak lama, dan masih merupakan suatu permasalahan kesehatan di hampir semua negara di dunia. Pada dasarnya tidak ada pengobatan yang paling baik kecuali operasi untuk dapat meningkatkan tajam penglihatan pasien katarak, namun diketahui terdapat beberapa faktor risiko yang mempengaruhinya, seperti tingkat kekeruhan lensa. Penelitian ini untuk menilai hubungan antara tingkat kekeruhan lensa penderita katarak senilis dengan tajam penglihatan pasien post operasi katarak senilis pada Poli Mata Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin Banda Aceh. Penelitian ini merupakan jenis penelitian observational analitik dengan rancangan cross sectional. Hasil pengamatan akan dianalisa menggunakan Chi Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis kelamin responden penelitian yang paling banyak adalah yang berjenis kelamin laki-laki yaitu sebanyak 24 responden (80%), sementara itu untuk yang berjenis kelamin perempuan berjumlah 22 responden (44%). Sementara itu, untuk mata yang dilakukan operasi yang paling banyak adalah mata sebelah kanan yang berjumlah sebanyak 18 responden (60%), dan mata kiri berjumlah 12 responden (40%). Dari hasil penelitian juga di dapatkan 6 responden (20,1%) mengalami tingkat kekeruhan lensa berderajat hipermatur, 7 responden (23,3%) pasien katarak sinilis mengalami tingkat kekeruhan lensa berderajat matur, dan sebanyak 17 responden (56,6%) pasien katarak sinilis mengalami tingkat kekeruhan lensa berderajat imatur. Hasil penelitian menunjukan tidak ada perubahan visus yang terjadi pada stadium hipermatur setelah dilakukan operasi, sedangakan stadium matur dan imatur terjadi perubahan visus setelah dilakukan operasi. Berdasarkan statistik terhadap hubungan yang signifikan (p=0.000) antara tingkat kekeruhan lensa mata atau derajat katarak terhadap tajam penglihatan pasien setelah operasi katarak dalam hal perbaikan visus. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa tingkat kekeruhan lensa mata mempengaruhi tajam penglihatan pasien setelah operasi katarak dalam hal perbaikan visus. Kata Kunci: Katarak, operasi, visus ABSTRACT Senile cataract is a disease that has been known for a long time, and is still a health problem in almost all countries in the world. That is because the effects of blindness caused by cataracts. Basically there is no best treatment except surgery can improve visual acuity for cataract patients, but it is known there are several risk factors that influence it, such as the degree of lens opacities. The purpose of this study is to assess the relationship between the level of lens opacities of senile cataract patients with postoperative visual acuity patients of senile cataract in the Eye Poly Regional General Hospital dr. Zainoel Abidin Banda Aceh. This research is analytic observational study with cross sectional design ,the approach, observation or the collection of data at a time. The observation will be analyzed using by Chi Square. The results showed that the gender respondents the most is the male gender as many as 24 respondents ( 80% ), while that for female sex amounted to 22 respondents ( 44% ). Meanwhile, for the eye surgery the most were right eye, amounting total of 18 respondents ( 60% ), and left eye were 12 respondents (40%). From the research results also get respondents ( 20,1% ) experienced this level of degree lens opacities hipermatur, and as many as 7 respondents (23,3%) patients experienced a senile cataract lens turbidity level of degree of mature, and as many as 17 respondents ( 56,6% ) patients experienced sinilis cataract lens opacities level of degree immature. The result showed no change in visual a cuity that occurs in stages hipermatur after surgery, while the mature ada immature stages of a change in vision after surgery. Based on the statistical significant relationship (p = 0.000) between turbidity levels or degrees of cataract eye lens to visual acuity after cataract surgery patients in terms of improved visual acuity. The conclusion from this research is that apparently affect the eye lens turbidity level of visual acuity after cataract surgery patients in terms of improved visual acuity. Keywords: Cataracts, surgery, vision.

Tempat Terbit
Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Share Social Media

Tulisan yang Relevan

HUBUNGAN TAJAM PENGLIHATAN DENGAN KUALITAS HIDUP PASIEN SEBELUM DAN SESUDAH OPERASI KATARAK SENILIS DI RSUDZA BANDA ACEH (Tria Mairizka, 2017)

HUBUNGAN TINGKAT KEKERUHAN LENSA PENDERITA KATARAK SINILIS TERHADAP TAJAM PENGLIHATAN POST OPERASI KATARAK SINILIS DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH DR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH (m fadhil syafridon, 2016)

GAMBARAN PENGUKURAN POWER INTRAOCULAR LENS (IOL) DENGAN MENGGUNAKAN BIOMETRI DITINJAU DARI TAJAM PENGLIHATAN PASIEN PASCA OPERASI KATARAK DI POLIKLINIK MATA BLUD RSUDZA BANDA ACEH (Widya Ningsih Harahap, 2015)

HUBUNGAN TAJAM PENGLIHATAN TERHADAP TINGKAT KEMANDIRIAN PASIEN KATARAK SENILIS DI POLIKLINIK MATA RSUD DR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH (Dian Islami, 2019)

GAMBARAN KETAJAMAN PENGLIHATAN PASCA BEDAH KATARAK SENILIS DI RSUD DR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH 2012 (Bengi Muthmainnah, 2015)

  Kembali ke sebelumnya

Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi

   

© UPT. Perpustakaan Universitas Syiah Kuala 2015     |     Privacy Policy