//

PENANGANAN KASUS DIARE PADA PEDET DI UPTD BALAI PEMBIBITAN TERNAK DINAS PETERNAKAN DAN KESEHATAN HEWAN PROPINSI JAMBI

BACA FULL TEXT ABSTRAK Pemesanan Versi cetak
Pengarang Elsa Yulianti - Personal Name

Abstrak/Catatan

PENANGANAN KASUS DIARE PADA PEDET DI UPTD BALAI PEMBIBITAN TERNAK DINAS PETERNAKAN DAN KESEHATAN HEWAN PROVINSI JAMBI Elsa Yulianti (NIM: 1302001010012) ABSTRAK Tugas akhir ini bertujuan untuk mengetahui cara penanganan kasus diare pada pedet di UPTD Balai Pembibitan Ternak Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Jambi dan diharapkan dapat memberikan informasi tentang cara penanganan kasus diare pada pedet, menambah wawasan dan ilmu pengetahuan bagi penulis. Pengamatan kondisi pedet dan praktek langsung dilakukan terhadap 37 ekor pedet dengan observasi dan survey lapangan. Hasil pengamatan menunjukkan 10 ekor pedet mengalami diare dan 1 ekor pedet mengalami kematian disebabkan oleh diare. Persentase morbiditas dan mortalitas berturut-turut adalah 27,02 dan 2,70%. Kesimpulan Penanganan kasus diare pada pedet yang tidak memperlihatkan gejala diare diberikan terapi secara simptomatis dan terapi supportif . Upaya penanganan pada pedet yang memperlihatkan gejala diare yang disebabkan oleh cacing Ascaris sp dan cacing Fasciola sp diberikan anthelmetik yang bersifat broadspektrum, sedangkan untuk jenis parasit dari kelompok protozoa dikendalikan dengan menggunakan obat dari golongan sulfonamide. Kata kunci : Diare, pedet, morbiditas, mortalitas HANDLING THE CASE OF DIARRHEA IN UPTD LIVESTOCK BREEDING AND ANIMAL HEALTH JAMBI PROVINCE This final project aims to determine how to handle cases of diarrhea in UPTD Livestock Breeding and Animal Health Jambi Province and is expected to provide information to farmers on how to handle cases of diarrhea in calves, add insight and knowledge for writers on the handling of cases of diarrhea in calves. Observing the condition of the calf and practice conducted on 37 calf with observations and field surveys. The results showed 10 of calves with diarrhea and one calf death caused by diarrhea. The percentage of morbidity and mortality respectively was 27.02 and 2.70%. Conclusion handling of cases of diarrhea in calves that do not show symptoms of diarrhea given symptomatic therapy and supportive therapy. Efforts to tackle the calf that showed symptoms of diarrhea caused by Ascaris sp and sp given anthelmetik Fasciola worms that are broadspektrum, while for the type of protozoan parasites of the group controlled by using drugs from the class of sulfonamide. Keywords: Diarrhea, calf, morbidity, mortality

Tempat Terbit
Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Share Social Media

Tulisan yang Relevan

PENANGANAN KASUS DIARE PADA PEDET DI UPTD BALAI PEMBIBITAN TERNAK DINAS PETERNAKAN DAN KESEHATAN HEWAN PROPINSI JAMBI (Elsa Yulianti, 2016)

PENERAPAN BIOSEKURITI DI BALAI PEMBIBITAN TERNAK UNGGUL DAN HIJAUAN PAKAN TERNAK (BPTU-HPT) PADANG MENGATAS SUMATERA BARAT (GINA KURNIA AUDINA, 2018)

PENANGANAN FELINE CHLAMYDIOSIS PADA KUCING DI RUMAH SAKIT HEWAN DINAS PETERNAKAN DAN KESEHATAN HEWAN PROVINSI SUMATERA BARAT (SARAH INDRA PARAMITHA, 2019)

EVALUASI KELAYAKAN USAHA PETERNAKAN AYAM RAS PETELUR DI UPTD. BALAI TERNAK NON RUMINANSIA KECAMATAN BLANG BINTANG KABUPATEN ACEH BESAR (JIHAD FACHRYAN GADING, 2019)

TATA LAKSANA PENGENDALIAN DIARE PEDET WAGYU YANG DISEBABKAN OLEH BAKTERI ESCHERICHIA COLI PADA PT. AUSTASIA STOCKFEED JABUNG, LAMPUNG TIMUR (AGHIS RIZKA DELA, 2018)

  Kembali ke sebelumnya

Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi

   

© UPT. Perpustakaan Universitas Syiah Kuala 2015     |     Privacy Policy