//

ESTIMASI PENURUNAN AKIBAT LIKUIFAKSI BERDASARKAN NILAI SAFETY FACTOR DAN VOLUMETRIC STRAIN MENGGUNAKAN METODE ISHIHARA DAN YOSHIMINE (STUDI KASUS PADA PELABUHAN MALAHAYATI ACEH BESAR)

BACA FULL TEXT ABSTRAK Pemesanan Versi cetak
Pengarang Fahmi Jumadi - Personal Name

Abstrak/Catatan

Aceh merupakan daerah rawan bencana dan termasuk daerah aktif gempa. Gempa bumi yang terjadi dapat menyebabkan likuifaksi pada lapisan tanah tertentu. Likuifaksi adalah peristiwa berubahnya sifat tanah dari keadaan padat menjadi keadaan cair, yang disebabkan oleh beban siklis pada saat gempa terjadi sehingga tekanan air pori meningkat mendekati atau melampaui tegangan efektif tanah.. Hal ini akan mengakibatkan terjadinya volumetric strain pada tanah sehingga berdampak pada penurunan permukaan tanah dan kerusakan pada bangunan diatasnya. Pelabuhan Malahayati merupakan salah satu pelabuhan yang penting bagi perekonomian rakyat Aceh yang berada di daerah Krueng Raya, Kabupaten Aceh Besar dengan letak geografis pada koordinat 5o35’50” LU dan 95o30’35” BT atau berjarak kurang lebih 38 km dari pusat Kota Banda Aceh. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi terjadinya likuifaksi dan penurunan yang terjadi akibat guncangan yang ditimbulkan oleh gempa bumi pada formasi lapisan pasir yang berada di bawah Pelabuhan Malahayati Krueng Raya, Aceh Besar. Penelitian dilakukan dengan data profil bore-log dan nilai N-SPT untuk menganalisis potensi likuifaksi menggunakan metode Youd & Idriss (2001) dan estimasi penurunan akibat likuifaksi berdasarkan nilai volumetric strain dengan metode Ishihara and Yoshimine (1992). Hasil analisis potensi likuifaksi menggunakan metode Youd & Idriss (2001) menunjukkan bahwa untuk perhitungan menggunakan percepatan gempa Donovan (1972) pada titik bor 1 tanah mulai berpotensi mengalami likuifaksi pada magnitude 9 SR dan pada titik bor 2 tanah mulai berpotensi mengalami likuifaksi pada magnitude 7,2 SR, sedangkan untuk perhitungan menggunakan percepatan gempa Kawasumi (1950) pada titik bor 1 dan titik bor 2 tanah mulai berpotensi mengalami likuifaksi pada magnitude 7,2 SR. Tanah dikatakan berpotensi mengalami likuifaksi karena nilai safety factor yang didapat lebih kecil dari 1. Hasil estimasi penurunan tanah menggunakan metode Ishihara and Yoshimine (1992) dengan menggunakan percepatan gempa Donovan (1972) adalah penurunan yang terjadi mulai dari 0,105 m - 0,419 m dengan angka volumetric strain antara 0,5% sampai 4,7%. sedangkan untuk perhitungan menggunakan percepatan gempa Kawasumi (1950) penurunan yang terjadi mulai dari 0,054 m - 0,947 m dengan angka volumetric strain antara 0,4% sampai 4,75%. Hasil penelitian tersebut selanjutnya dapat digunakan untuk perencanaan konstruksi dan pembuatan DED. Kata kunci: potensi likuifaksi, penurunan tanah, volumetric strain, tanah pasir jenuh.

Tempat Terbit
Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Share Social Media

Tulisan yang Relevan

ANALISIS POTENSI LIKUIFAKSI DI PELABUHAN MALAHAYATI KRUENG RAYA, ACEH BESAR (MENGGUNAKAN METODE KISHIDA, WHITMAN DAN VALERA & DONOVAN) (Amelia Fitri, 2015)

ANALISIS AKTIVITAS PELABUHAN MALAHAYATI BERBASIS PROGRAM TOL LAUT DENGAN MENGGUNAKAN PENDEKATAN SYSTEMS THINKING (Novira Sukmarita, 2019)

REDESAIN PELABUHAN MALAHAYATI INTERNASIONAL PROVINSI ACEH (intan hasliana, 2014)

ANALISIS POTENSI LIKUIFAKSI LAPISAN PASIR PADA LOKASI JEMBATAN ULEE KRUENG KOTA SABANG (MENGGUNAKAN METODE KISHIDA, CASTRO DAN SEED ET AL.) (Merry Fitriana, 2015)

ANALISIS POTENSI LIKUIFAKSI LAPISAN PASIR PADA PEMBANGUNAN FLYOVER SIMPANG SURABAYA BANDA ACEH (Reyhan Maghfira, 2016)

  Kembali ke sebelumnya

Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi

   

© UPT. Perpustakaan Universitas Syiah Kuala 2015     |     Privacy Policy