PENGARUH PEMBERIAN AIR CUCIAN BERAS MERAH TERHADAP PERTUMBUHAN VEGETATIF TANAMAN LADA (PIPER NIGRUM L.) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

   

PENGARUH PEMBERIAN AIR CUCIAN BERAS MERAH TERHADAP PERTUMBUHAN VEGETATIF TANAMAN LADA (PIPER NIGRUM L.)


Pengarang

Cut Baning - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1206103010012

Fakultas & Prodi

Fakultas KIP / Pendidikan Biologi (S1) / PDDIKTI : 84205

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2016

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK
Cut Baning. 2016. Pengaruh Pemberian Air Cucian Beras Merah Terhadap Pertumbuhan
Vegetatif Tanaman Lada (Piper nigrum L.). Skripsi, Jurusan Pendidikan Biologi,
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Syiah Kuala.
Pembimbing:
(1) Dr. Hafnati Rahmatan, M.Si (2) Drs. Supriatno, M.Si.,Ph.D
Kata Kunci : Air Cucian Beras Merah, Pertumbuhan , Tanaman Lada
Lada adalah tanaman yang rakus terhadap hara sehingga untuk tumbuh dan
berproduksi dengan baik memerlukan pupuk yang relatif tinggi. Untuk memenuhi
kebutuhan hara tanaman lada dan meningkatkan serapan unsur hara yang baik, maka
perlu penggunaan pupuk alami yang mampu meningkatkan serapan hara oleh
tanaman. Salah satu pupuk alami adalah air cucian beras. Air cucian beras
mengandung karbohidrat, nitrogen, fosfor, kalium, magnesium, sulfur, besi dan
vitamin B1. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian air
cucian beras merah terhadap pertumbuhan vegetatif lada. Pendekatan penelitian ini
adalah pendekatan kuantitatif. Jenis penelitian eksperimen dengan Rancangan Acak
Lengkap (RAL) terdiri dari 5 perlakuan dan 5 ulangan. Perlakuan yang digunakan
adalah P0 (konsentrasi 0 ml/l) sebagai kontrol, P1 (konsentrasi 100 ml/l), P2
(konsentrasi 200 ml/l), P3 (konsentrasi 300 ml/l) dan P4 (konsentrasi 400 ml/l).
Parameter penelitian adalah jumlah daun 15 HST, jumlah daun 30 HST, berat basah
tanaman, dan berat kering tanaman. Data dianalisis menggunkan ANAVA (Analisis
Varian) dan uji lanjut Beda Jarak Nyata Duncan pada taraf signifikan 0,05. Hasil
penelitian menunjukkan bahwah pengaruh pemberian air cucian beras merah
memberikan pengaruh nyata (P > 0,05) terhadap pertumbuhan vegetatif lada. jumlah
daun umur 15 HST tertinggi terdapat pada perlakuan dengan konsentrasi 400 ml/l
(P4) sedangkan terendah terdapat pada perlakuan dengan konsentrasi 0 ml/l (P0),
jumlah daun umur 30 HST tertinggi terdapat pada perlakuan dengan konsentrasi 400
ml/l (P4) sedangkan terendah terdapat pada perlakuan dengan konsentrasi 0 ml/l
(P0), berat basah tanaman tertinggi terdapat pada perlakuan dengan konsentrasi 0,4
ppm atau 400 ml/l (P4) sedangkan terendah terdapat pada perlakuan dengan
konsentrasi 0 ppm atau 0 ml/l (P0), dan berat kering tanaman tertinggi terdapat pada
perlakuan dengan konsentrasi 400 ml/l (P4) sedangkan terendah terdapat pada
perlakuan dengan konsentrasi 0 ml/l (P0). Simpulan penelitian ini adalah pemberian
air cucian beras merah berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan vegetatif tanaman
lada yang meliputi jumlah daun, berat basah dan berat kering. Pemberian air cucian
beras merah dengan konsentrasi 400 ml/l (P4) menghasilkan jumlah daun 15 HST,
30 HST, berat basah dan berat kering terbaik.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK