//

KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH PADA MATERI BANGUN DATAR OLEH SISWA KELAS VII SMPN 2 MONTASIK MELALUI PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING

BACA FULL TEXT ABSTRAK Pemesanan Versi cetak
Pengarang Nova Miranda - Personal Name
SubjectTEACHING METHODS
INSTRUCTIONAL MATERIALS
Bahasa Indonesia
Fakultas FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA
Tahun Terbit 2016

Abstrak/Catatan

ABSTRAK Miranda, Nova. 2016. Kemampuan Pemecahan Masalah pada Materi Bangun Datar oleh Siswa Kelas VII SMPN 2 Montasik Melalui Penerapan Problem Based Learning. Skripsi, Jurusan Pendidikan Matematika, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Syiah Kuala. Pembimbing: (1) Drs. Ir. Johan Yunus, SE., M.Si., (2) Dra. Erni Maidiyah, M.Pd. Kata kunci: kemampuan pemecahan masalah, model problem based learning, materi bangun datar Kenyataan yang terjadi saat ini siswa masih kurang dalam hal kemampuan pemecahan masalah. Salah satu faktor penyebab kurangnya kemampuan pemecahan masalah siswa adalah faktor kebiasaan belajar, siswa hanya terbiasa belajar dengan cara menghafal, cara ini tidak melatih kemampuan pemecahan masalah matematis. Oleh karena itu diperlukan adanya suatu model pembelajaran yang mampu membangun pengetahuan dan kemampuan pemecahan masalah pada diri siswa serta memperbaiki hasil belajar siswa. Salah satunya adalah model Problem Based Learning (PBL) yang akan diterapkan pada materi bangun datar. Tujuan penelitian ini untuk melihat kemampuan pemecahan masalah siswa. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VII SMPN 2 Montasik dengan jumlah siswa 28 orang. Objek dalam penelitian ini adalah kemampuan pemecahan masalah pada materi bangun datar segi empat oleh siswa. Setelah seluruh data terkumpul, lalu diolah dengan menggunakan perhitungan persentase. Karena lebih mudah dalam menilai berbagai aspek. Hasil penelitian menunjukkan kemampuan pemecahan masalah pada materi bangun datar oleh siswa kelas VII SMPN 2 Montasik melalui penerapan model Problem Based Learning dapat diketahui bahwa siswa tinggi sekali dalam memahami masalah dengan persentase 93%, kemampuan siswa dalam merencanakan masalah dikatakan juga tinggi sekali dengan perolehan persentase 83%, kemampuan siswa dalam menyelesaikan masalah berada pada kategori tinggi dengan persentase 77%, dan kemampuan siswa dalam menafsirkan solusi juga berada pada kategori tinggi dengan persentase 75%. Hal ini menunjukkan bahwa semua aspek kemampuan pemecahan masalah yang dinilai berada pada kategori tinggi sekali dan tinggi, tidak ada aspek yang berada pada kategori sedang, rendah dan rendah sekali.

Tempat Terbit Banda Aceh
Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Share Social Media

Tulisan yang Relevan

HASIL BELAJAR SISWA MELALUI PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING PADA MATERI BANGUN RUANG SISI DATAR DI SMPN 8 BANDA ACEH (FURQAN, 2020)

PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF SISWA DI SMP NEGERI 1 DARUL MAKMUR NAGAN RAYA (Muhammad Arifin, 2020)

KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH SISWA MELALUI PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING PADA MATERI PELUANG KELAS X SMA NEGERI MODAL BANGSA ACEH BESAR (Jannati, 2016)

HASIL BELAJAR SISWA MELALUI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) PADA MATERI SEGIEMPAT DI KELAS VII MTSN MODEL BANDA ACEH (RIZKA, 2015)

KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA SISWA MELALUI PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING DI SMPN 18 BANDA ACEH (IRMA SURIYANI, 2019)

  Kembali ke sebelumnya

Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi

   

© UPT. Perpustakaan Universitas Syiah Kuala 2015     |     Privacy Policy