ANALISIS SPASIAL KAWASAN RAWAN LONGSOR DI PROVINSI ACEH DENGAN MENGGUNAKAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS (SIG) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

ANALISIS SPASIAL KAWASAN RAWAN LONGSOR DI PROVINSI ACEH DENGAN MENGGUNAKAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS (SIG)


Pengarang

Muhammad Maksum - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1108107010030

Fakultas & Prodi

Fakultas MIPA / Informatika (S1) / PDDIKTI : 55201

Penerbit

Banda Aceh : FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM UNIVERSITAS SYIAH KUALA., 2016

Bahasa

Indonesia

No Classification

005,1

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Tanah longsor merupakan fenomena alam yang berpotensial menimbulkan kerusakan dan kerugian berupa materi ataupun jiwa. Pada tahun 2015 telah terjadi bencana longsor di 31 desa yang tersebar di seluruh Provinsi Aceh. Untuk menanggulangi masalah tersebut, maka dibutuhkan pemetaan yang cepat dan akurat terhadap lokasi bencana secara keseluruhan. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis spasial kawasan rawan longsor di Provinsi Aceh yang dihubungkan dengan curah hujan, jenis tanah, penggunaan lahan, kemiringan lereng, dan ketinggian lahan. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah melakukan proses tumpang tindih (overlay), yaitu dengan meng-overlay beberapa peta parameter (peta curah hujan, peta jenis tanah, peta penggunaan lahan, peta kemiringan lereng, peta ketinggian lahan) dan memberikan nilai pada masing-masing kriteria dari peta parameter tersebut. Dari hasil penelitian didapatkan bahwa daerah tidak rawan longsor sebesar 6,31%, daerah kerawanan rendah terhadap longsor sebesar 36,68%, daerah kerawanan sedang 48,24%, daerah kerawanan tinggi 8,29% dan daerah sangat rawan terhadap longsor sebesar 0,48%. Kabupaten dengan tingkat kerawanan longsor sangat rawan terluas adalah Kabupaten Aceh Tengah, Kabupaten Gayo Lues, dan Kabupaten Nagan Raya, dengan luas masing-masing 9.942,52 ha, 4.486,13 ha, dan 2.909,04 ha.

Kata kunci: longsor, aceh, overlay

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK