//

POLA REKRUTMEN CALON LEGISLATIF DAPIL 1 PROVINSI ACEH YANG DILAKUKAN OLEH PARTAI KEADILAN SEJAHTERA (PKS) DAN PARTAI NASIONAL DEMOKRAT (NASDEM)

BACA FULL TEXT ABSTRAK Pemesanan Versi cetak
Pengarang Yusrijal Abdar - Personal Name

Abstrak/Catatan

Kata Kunci : Rekrutmen, PKS, NasDem Penelitian ini berjudul “Pola Rekrutmen Calon Legislatif Dapil 1 Provinsi Aceh yang dilakukan Oleh Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai NasDem”. Rekrutmen politik adalah proses pengisian jabatan-jabatan pada lembaga-lembaga politik termasuk partai politik. Sedangkan Partai Politik merupakan kendaraan pihak tertentu untuk membawa kepentingan politik dalam tahta kekuasaan guna mencapai tujuan yang di harapkan. Rumusan permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana pola rekrutmen calon legislatif Dapil 1 provinsi aceh yang dilakukan oleh PKS dan Partai NasDem, apa saja kriteria yang digunakan dalam rekrutmen calon legislatif Dapil 1 provinsi aceh yang dilakukan oleh PKS dan Partai NasDem dan apa yang menjadi peluang serta tantangan dalam melakukan rekrutmen calon legislatif Dapil 1 yang dilakukan oleh PKS dan Partai NasDem. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah ketua umum dan bidang rekrutmen calon legislatif berjumlah 4 orang dari PKS 2 orang dan Partai NasDem 2 orang dan yang menjadi objek penelitian itu kantor Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem Provinsi Aceh diambil dengan menggunakan teknik purposive sampling yaitu penentuan informan yang mempertimbangkan kriteria-kriteria tertentu yang peneliti yakini akan memberikan hasil yang refresentatif. Pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara dan dokumentasi. Hasil analisis data menunjukkan bahwa pola rekrutmen calon legilatif Dapil 1 provinsi Aceh yang dilakukan oleh PKS dan NasDem menunjukkan bahwa jauh berbeda. Sehubungan dengan hal ini, maka yang menjadi peluang dan tantangan PKS yaitu pileg tahun 2014 ini lebih banyak tantangan dibandingkan peluang yang didapatkan oleh PKS karena banyaknya permainan money politc (politik uang) begitu pula yang dialami oleh Partai NasDem money politc (politik uang) yang menjadi tantangan paling besar pada pileg pertama kali yang diikuti oleh Partai NasDem.

Tempat Terbit
Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Share Social Media

Tulisan yang Relevan

POLA REKRUTMEN PARTAI NASDEM KOTA LHOKSEUMAWE TERHADAP KANDIDAT CALON ANGGOTA LEGISLATIF PADA PEMILU LEGISLATIF 2014 (MUHAMMAD REZA, 2015)

PENYEBAB MENURUNNYA SUARA PARTAI DEMOKRAT PADA PEMILU LEGISLATIF 2014 DI KOTA BANDA ACEH (Dian Maulana, 2016)

KEKALAHAN PARTAI GOLKAR DI DAPIL 4 KOTA BANDA ACEH PADA PEMILU TAHUN 2019 (MUHAMMAD MAUVAL ZUHRIANSYAH, 2020)

STRATEGI PARTAI KEADILAN SEJAHTERA DALAM PEMENANGAN KURSI LEGISLATIF DPRA PADA PEMILU TAHUN 2014 (SUATU KAJIAN: DI KABUPATEN ACEH BESAR) (Muhajir, 2014)

ANALISIS KEGAGALAN MARKETING POLITIK PARTAI NASDEM PADA PEMILU LEGISLATIF TAHUN 2019 DI ACEH (ARIZAL SAPUTRA, 2021)

  Kembali ke sebelumnya

Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi

   

© UPT. Perpustakaan Universitas Syiah Kuala 2015     |     Privacy Policy