//

PERENCANAAN JALUR EVAKUASI BENCANA TSUNAMI PADA DESA KEUDAH DAN DESA PEULANGGAHAN KECAMATAN KUTA RAJA KOTA BANDA ACEH

BACA FULL TEXT ABSTRAK Pemesanan Versi cetak
Pengarang Riska Putri Khairunnisa - Personal Name

Abstrak/Catatan

Aceh merupakan salah satu daerah yang rawan bencana karena terletak diantara pertemuan dua lempeng tektonik yang dapat mempengaruhi gempa dan tsunami. Jalur evakuasi yang tepat dan layak sangat diperlukan pada daerah rawan bencana, seperti Kota Banda Aceh. Salah satu Kecamatan yang rawan bencana gempa dan tsunami adalah Kecamatan Kuta Raja terdapat Desa Keudah dan Desa Peulanggahan yang berada di wilayah pesisir, dengan jumlah korban jiwa yang cukup banyak ketika bencana tsunami tersebut terjadi dan telah banyak menyebabkan kerusakan serta kerugian pada tanggal 26 Desember 2004. Untuk mengevakuasi masyarakat di daerah tersebut jika terjadi bencana tsunami, maka penelitian ini bertujuan untuk merencanakan jalur evakuasi bencana tsunami pada wilayah tersebut. Perencanaan jalur evakuasi harus memerhatikan jaringan jalan dan kepadatan penduduk setempat. Proses evakuasi berkaitan dengan waktu evakuasi. Data yang digunakan pada penelitian ini terdiri dari data primer dan data sekunder. Masyarakat yang menggunakan sepeda motor dalam melakukan evakuasi adalah 35% masyarakat Desa Keudah dan 48% mayarakat Desa Peulanggahan, hal ini karena jarak yang cukup jauh antara garis pantai menuju wilayah yang aman. Hasil dari penelitian ini adalah bagi pengguna kendaraan bermotor terdapat 8 jalur yang layak untuk 5 titik evakuasi untuk masyarakat Desa Keudah dan 11 jalur yang layak untuk 7 titik evakuasi untuk masyarakat Desa Peulanggahan. Sedangkan bagi pejalan kaki terdapat 8 jalur yang layak untuk 5 titik evakuasi untuk masyarakat Desa Keudah dan 11 jalur yang layak untuk 7 titik evakuasi untuk masyarakat Desa Peulanggahan. Titik Evakuasi masyarakat yang berada di dalam atau di sekitar wilayah Desa Keudah dan Desa Peulanggahan adalah Mesjid Tgk Dianjong, Rusunawa, Rumah Sakit Cut Mutia, Hotel Lading, PLN, Pasar Aceh, dan Mesjid Raya Baiturrahman. Kata kunci: Jalur evakuasi tsunami, jarak, waktu tempuh, derajat kejenuhan

Tempat Terbit
Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Share Social Media

Tulisan yang Relevan

PERENCANAAN JALUR EVAKUASI BENCANA TSUNAMI PADA DESA MERDUATI DAN DESA LAMPASEH KOTA KECAMATAN KUTARAJA KOTA BANDA ACEH (Rifha Fachriani, 2016)

PERENCANAAN JALUR EVAKUASI BENCANA TSUNAMI (STUDI KASUS : DESA ALUE DEAH TEUNGOH, DESA DEAH BARO DAN DESA BLANG OI) DI KECAMATAN MEURAXA, KOTA BANDA ACEH (Janu Is Aryanto, 2016)

PERENCANAAN JALUR EVAKUASI BENCANA TSUNAMI (STUDI KASUS : DESA DEAH GLUMPANG, DESA LAMBUNG, DAN DESA COT LAMKUWEH, KECAMATAN MEURAXA, KOTA BANDA ACEH) (Vimia Nabila Putri, 2016)

PERENCANAAN JALUR EVAKUASI BENCANA TSUNAMI PADA GAMPONG JAWA DAN GAMPONG PANDE KECAMATAN KUTA RAJA KOTA BANDA ACEH (Drila Siltun, 2016)

PERENCANAAN JALUR EVAKUASI BENCANA TSUNAMI (STUDI KASUS : DESA LAMPASEH ACEH, DESA PUNGE UJONG DAN DESA PUNGE JURONG, KECAMATAN MEURAXA, KOTA BANDA ACEH) (Riky Rivinaldi, 2016)

  Kembali ke sebelumnya

Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi

   

© UPT. Perpustakaan Universitas Syiah Kuala 2015     |     Privacy Policy