ISOLASI, IDENTIFIKASI DAN UJI SENSITIVITAS ANTIBIOTIK BAKTERI PENYEBAB INFEKSI NOSOKOMIAL SALURAN KEMIH DI RSUD DR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

   

ISOLASI, IDENTIFIKASI DAN UJI SENSITIVITAS ANTIBIOTIK BAKTERI PENYEBAB INFEKSI NOSOKOMIAL SALURAN KEMIH DI RSUD DR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH


Pengarang

Idebina Pasliko - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1307101030232

Fakultas & Prodi

Fakultas / / PDDIKTI :

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2016

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK
Infeksi nosokomial merupakan infeksi yang didapat ketika penderita dirawat di rumah sakit, terjadi pada pasien yang dirawat lebih dari 48 jam dan tidak menunjukkan gejala infeksi pada saat masuk rumah sakit. Infeksi ini merupakan salah satu penyebab meningkatnya angka kesakitan (morbidity) dan angka kematian (mortality) di rumah sakit. Salah satu jenis infeksi nosokomial adalah infeksi nosokomial saluran kemih (INSK). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis bakteri dan sensitivitas antibiotik penyebab INSK di RSUD dr. Zainoel Abidin Banda Aceh. Jenis penelitian ini adalah deskriptif melalui observasi laboratorium. Sampel penelitian ini adalah pasien yang dirawat di RSUD dr. Zainoel Abidin dalam periode Juli-Oktober 2012 yang menggunakan kateter urin > 48 jam dan tidak mempunyai penyakit dasar ISK. Penderita ISK yang telah dilakukan isolasi dan identifikasi serta uji sensitivitas antibiotik selanjutnya dilakukan pengumpulan data lanjutan untuk menentukan INSK. Hasil penelitian ini didapatkan 16 pasien adalah INSK. Pola kuman penyebab INSK didapatkan yaitu Eschericia coli (31,25%), diikuti dengan Pseudomonas aeruginosa, Klebsiella sp, Enterobacter sp, Pseudomonas sp masing-masing sebanyak 12,5%, Klebsiella pneumonia sebesar 6,25% dan Streptococcus Grup D 12,5%. Sensitivitas bakteri Gram negatif penyebab INSK terhadap antibiotik pada umumnya dibawah 70% kecuali meropenem yaitu 78,57%. Sementara itu, bakteri Gram positif yang diperoleh telah resisten terhadap antibiotik golongan penicillin, polipeptida, lincosamides, cephalosporin generasi III dan kinolon (fluorokinolon). Hasil ini menunjukkan bahwa bakteri penyebab INSK di RSUD dr. Zainoel Abidin pada umumnya telah resisten terhadap berbagai antibiotik.
Kata kunci: Nosokomial, Infeksi Nosokomial Saluran Kemih, Sensitivitas antibiotik.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK